Update Realisasi Program Sejuta Rumah 2021: Capai 312.290 Unit

Update Realisasi Program Sejuta Rumah 2021: Capai 312.290 UnitIlustrasi pembangunan perumahan,/Bisnis.com - Rachman
28 Juni 2021 06:47 WIB M. Richard Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama pemangku kepentingan bidang perumahan tidak pantang menyerah untuk melaksanakan Program Sejuta Rumah kendati diterpa pandemi Covid-19.

Hingga akhir Mei 2021, Kementerian PUPR mencatat capaian Program Sejuta Rumah sudah mencapai 312.290 unit rumah.

"Capaian Program Sejuta Rumah hingga Mei 2021 sebanyak 312.290 unit," kata Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid pada Minggu (27/6/2021).

Dia mengemukakan capaian tersebut terdiri atas 284.970 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 27.320 unit rumah non-MBR.

Pembangunan rumah untuk MBR yang dilaksanakan Kementerian PUPR tercatat 92.295 unit, pemerintah daerah 23.853 unit, pengembang perumahan 165.471 unit, dan masyarakat 3.351 unit. Sementara itu, rumah untuk non-MBR dibangun pengembang sebanyak 18.051 unit dan masyarakat 9.269 unit.

Khalawi optimistis angka tersebut makin meningkat karena pembangunan perumahan serta fasilitas pendukung untuk hunian masyarakat pun terus berjalan di lapangan. "Kami tetap optimis pembangunan perumahan dalam Program Sejuta Rumah tetap meningkat hingga akhir tahun."

Dia mengakui bahwa pandemi Covid-19 berdampak para perekonomian nasional. Namun, dia berharap program perumahan terus berjalan karena selain membuka banyak lapangan pekerjaan, program padat karya tunai membuat masyarakat ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan di lapangan.

Pembangunan rumah juga mendorong sektor industri terus bergerak dan memutar roda perekonomian agar terus meningkat. Pemerintah juga terus mendorong tersedianya hunian layak huni sehingga membantu masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari paparan virus Covid-19.

"Rumah yang layak huni merupakan salah satu upaya pemerintah mendorong tingkat kesehatan masyarakat pada masa pandemi ini," kata Khalawi.

Sumber : bisnis.com