Peningkatan Kasus Covid-19 Bikin Lesu Penjualan Mobil di DIY

Peningkatan Kasus Covid-19 Bikin Lesu Penjualan Mobil di DIYIlustrasi - Pixabay
30 Juni 2021 09:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Meningkatnya kasus positif Covid-19 di DIY membuat penjualan mobil menjadi lesu dalam beberapa hari terakhir.

“Rasanya hampir terjadi di semua merk otomotif dalam 10 hari terakhir menurun,” ujar General Manager Nissan Datsun Jogja-Magelang, Irawan Nurisman, Selasa (29/6/2021).

Meskipun saat ini masih ada potongan harga dengan adanya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk Nissan Livina dan promo lain dari dealer, tetap saja penjualan tertahan. “Semoga setelah kasus Covid-19 menurun, animo masyarakat untuk pembelian mobil baru juga meningkat,” ucapnya.

Saat ini Irawan juga belum dapat memprediksi bagaimana penjualan kendaraan yang terkena insentif PPnBM.

General Manager PT. Sumber Baru Mobil, main dealer Suzuki untuk wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas, Rizki Indriananta, mengatakan penjualan sangat terpengaruh peningkatan kasus Covid-19.

Menurutnya, masyarakat menahan diri untuk membeli. “Ekonomi melambat luar biasa,” ucap Rizki.

Sebelumnya pemerintah mengeluarkan kebijakan insentif PPnBM untuk sejumlah jenis merek kendaraan. Kebijakan itu diharapkan dapat memacu penjualan dan menggerakan ekonomi.

PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) otomotif diskon 100% untuk kendaraan 1.500 cc ke bawah, akan diperpanjang hingga Agustus 2021. “Sekali lagi ini adalah insentif agar sektor ekonomi bangkit dan masyarakat mulai menggunakan resourcesnya untuk konsumsi, terutama kelompok menengah atas,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani.