Advertisement
Pemkot Jogja Apresiasi Vaksinasi Massal Inisiatif BPD DIY
Advertisement
Harianjohgja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengapresiasi upaya Bank BPD DIY mendukung percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Upaya tersebut dinilai juga sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengucapkan terima kasih kepada Bank BPD DIY yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Adanya vaksinasi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan mencapai herd immunity.
Advertisement
“Pemerintah dan lembaga swasta berupaya dalam pencegahan, penanganan. Untuk pemulihan ekonominya perlu juga dukungan perbankan ini. Saat pekerja di perbankan, nasabah, masyarakat sudah bekerja pemulihan ekonomi berjalan,” ucap Haryadi, saat meninjau kegiatan vaksinasi di Kantor Pusat Bank BPD DIY, Sabtu (21/8/2021).
Haryadi juga mengatakan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman, dan tidak perlu memilih-milih vaksin yang digunakan. “Selain itu, ketersediaan vaksin saat ini masih aman,” kata dia.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan dalam kegiatan itu menyasar ribuan orang. “Hari ini [Sabtu] 1.000 orang. Besok 1.000. Nanti selama 12 hari, jadi total ada 12.000 orang. Penyelenggaraan dilakukan Sabtu dan Minggu,” ucap Santoso.
“Harapannya herd immunity meningkat, aktivitas meningkat. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal,” ucap Santoso.
Santoso juga melihat beberapa waktu terakhir terlihat aktivitas ekonomi masyarakat juga mulai bergerak terlihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) dimana pertumbuhan ekonomi DIY Triwulan II 2021 mengalami peningkatan signifikan.
Dikatakan Santoso BPD DIY juga mencoba mengimplementasikan kewajiban vaksinasi untuk nasabah yang datang ke Kantor, selain kewajiban mematuhi protokol kesehatan.
“Seperti masuk mal wajib bervaksin, masuk bank juga vaksin. Nasabah kami fasilitasi untuk vaksin ini. Untuk yang belum bisa terfasilitasi disini, nanti kami kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Harapan kami dapat mendukung juga target DIY vaksinasi 20.000 orang per hari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
- Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri24 Rp2,59 Juta per Gram
Advertisement
Advertisement





