Pemkot Jogja Apresiasi Vaksinasi Massal Inisiatif BPD DIY

Pemkot Jogja Apresiasi Vaksinasi Massal Inisiatif BPD DIYWali Kota Jogja, Haryadi Suyuti (ketiga dari kanan) dan Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (kanan) meninjau kegiatan vaksinasi di Kantor Pusat BPD DIY, Sabtu (21/8/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
23 Agustus 2021 09:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjohgja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengapresiasi upaya Bank BPD DIY mendukung percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Upaya tersebut dinilai juga sebagai salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengucapkan terima kasih kepada Bank BPD DIY yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Adanya vaksinasi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan mencapai herd immunity.

“Pemerintah dan lembaga swasta berupaya dalam pencegahan, penanganan. Untuk pemulihan ekonominya perlu juga dukungan perbankan ini. Saat pekerja di perbankan, nasabah, masyarakat sudah bekerja pemulihan ekonomi berjalan,” ucap Haryadi, saat meninjau kegiatan vaksinasi di Kantor Pusat Bank BPD DIY, Sabtu (21/8/2021).

Haryadi juga mengatakan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman, dan tidak perlu memilih-milih vaksin yang digunakan. “Selain itu, ketersediaan vaksin saat ini masih aman,” kata dia.

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan dalam kegiatan itu menyasar ribuan orang. “Hari ini [Sabtu] 1.000 orang. Besok 1.000. Nanti selama 12 hari, jadi total ada 12.000 orang. Penyelenggaraan dilakukan Sabtu dan Minggu,” ucap Santoso.

“Harapannya herd immunity meningkat, aktivitas meningkat. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas normal,” ucap Santoso.

Santoso juga melihat beberapa waktu terakhir terlihat aktivitas ekonomi masyarakat juga mulai bergerak terlihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) dimana pertumbuhan ekonomi DIY Triwulan II 2021 mengalami peningkatan signifikan.

Dikatakan Santoso BPD DIY juga mencoba mengimplementasikan kewajiban vaksinasi untuk nasabah yang datang ke Kantor, selain kewajiban mematuhi protokol kesehatan.

“Seperti masuk mal wajib bervaksin, masuk bank juga vaksin. Nasabah kami fasilitasi untuk vaksin ini. Untuk yang belum bisa terfasilitasi disini, nanti kami kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Harapan kami dapat mendukung juga target DIY vaksinasi 20.000 orang per hari,” ujarnya.