Ini Nama-Nama 10 Orang Terkaya di Dunia Sepanjang Masa

Ini Nama-Nama 10 Orang Terkaya di Dunia Sepanjang Masa Andrew Carnegie - JIBI
24 Agustus 2021 15:27 WIB Jessica Gabriela Soehandoko Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini, kita sering melihat daftar kekayaan di era modern yang dapat diukur estimasinya. Namun, jika kita melihat dari sudut pandang sepanjang masa, kekayaan tersebut tidak dapat diukur dari uang saja.

Beberapa orang kaya ini memiliki kekayaan setara dengan kerajaannya, menyumbang presentasi yang besar bagi negaranya yang cukup besar secara individu, atau bahkan mengontrol dari suatu negara.

Untuk lebih rinci dan lengkapnya, dilansir dari lifebeyondsport, berikut daftar 10 orang terkaya sepanjang masa.

1. Mansa Musa

Tinggal: 1280-1337
Negara: Mali
Kekayaan: Lebih kaya dari yang bisa digambarkan siapa pun

Mansa Musa, raja Timbuktu, sering disebut sebagai orang terkaya dalam sejarah. Menurut profesor sejarah Ferrum College Richard Smith, kerajaan Musa di Afrika barat kemungkinan merupakan produsen emas terbesar di dunia, terutama ketika permintaan emas sangat tinggi.

Bahkan terdapat beberapa kisah ziarahnya yang terkenal ke mekah, dan pengeluaran Musa sangat boros sehingga menyebabkan krisis mata uang di Mesir. Contohnya seperti lusinan unta yang masing-masing membawa ratusan pon emas.

Banyak yang berusaha menjelaskan kekayaannya. Namun yang dapat diketahui, kekayaannya lebih kaya, dari yang bisa digambarkan siapapun.

2. Augustus Caesar

Hidup: 63 SM–14 M
Negara: Roma
Kekayaan: US$4,6 triliun (Rp66,1 kuadriliun)

Menurut profesor sejarah Stanford Ian Morris, pada satu titik Augustus memiliki kekayaan pribadi yang setara dengan seperlima dari ekonomi kerajaannya. Kekayaan itu akan setara dengan sekitar US$4,6 triliun pada 2019. Augustus Caesar juga menyumbang 25 hingga 30 persen dari output ekonomi dunia. Jika diibaratkan, Augustus dalam sementara pernah memiliki seluruh Mesir secara pribadi.

3. Kaisar Shenzong

Tinggal: 1048–1085
Negara: Cina
Kekayaan: Kerajaan yang diperintah dengan 25 hingga 30 persen dari PDB global

Dinasti Song Tiongkok (960 – 1279) adalah salah satu kerajaan yang paling kuat secara ekonomi sepanjang masa. Kekayaan kekaisaran berasal dari inovasi teknologi dan keterampilan ekstremnya dalam pengumpulan pajak. Menurut sejarawan ekonomi Tiongkok dari Dinasti Song di Universitas Tamkang, Prof. Ronald A. Edwards, negara ini menyumbang antara 25 dan 30 persen dari output ekonomi dunia selama puncaknya.

4. Akbar I

Tinggal: 1542–1605
Negara: India
Kekayaan: Kerajaan yang diperintah dengan 25 persen dari PDB global

Chris Matthews dari Fortune mengutip mendiang sejarawan ekonomi Angus Maddison, yang berspekulasi PDB per kapita India di bawah Akbar sebanding dengan Elizabeth Inggris, namun memiliki gaya hidup yang boros melampaui masyarakat Eropa. Akbar mengendalikan sebuah kerajaan yang menyumbang sekitar seperempat dari output ekonomi global.

5. Joseph Stalin

Tinggal: 1878–1953
Negara: Uni Soviet
Kekayaan: Kontrol penuh negara dengan 9,6 persen dari PDB global

Seorang diktator dengan kekuasaan absolut yang juga menguasai salah satu ekonomi terbesar di dunia. Dikarenakan kombinasi unik dari kekuatan ekonomi dan kendali penuh atas Uni Soviet, membuat banyak ekonom menominasikannya sebagai salah satu orang terkaya sepanjang masa.

6. Andrew Carnegie

Tinggal: 1835–1919
Negara: Amerika Serikat
Kekayaan: US$372 miliar (Rp 5,3 kuadriliun)

Andrew Carnegie mungkin orang Amerika terkaya sepanjang masa. Carnegie menjual perusahaannya yakni U.S. Steel, kepada J.P. Morgan seharga US$480 juta pada tahun 1901 yakni setara dengan sekitar 2,1 persen dari PDB AS pada saat itu. Hal ini memberikan kekuatan ekonomi Carnegie setara dengan US$372 miliar pada 2019.

7. John D. Rockefeller

Tinggal: 1839–1937
Negara: Amerika Serikat
Kekayaan: US$341 miliar (Rp 4,9 kuadriliun)

Rockefeller mulai berinvestasi di industri perminyakan pada tahun 1863 dan pada tahun 1880 perusahaan Standard Oil-nya menguasai 90 persen produksi minyak Amerika. Rockefeller dihargai sekitar US$1,5 miliar berdasarkan pengembalian pajak pendapatan federal tahun 1918 dan perkiraan kekayaannya secara keseluruhan, setara dengan hampir 2 persen dari output ekonomi AS tahun itu. Pangsa ekonomi yang sama pada 2019 setara dengan US$341 miliar.

8. Alan Rufus (alias Alan si Merah)

Tinggal: 1040–1093
Negara: Inggris
Kekayaan: US$194 miliar (Rp 2,7 kuadriliun)

Keponakan William Sang Penakluk, Rufus bergabung dengan pamannya dalam penaklukan Norman, dan meninggal dengan kekayaan berjumlah 7 persen dari PDB Inggris pada saat itu, dan pada tahun 2018 setara dengan US$194 miliar.

9. Jeffrey Bezos

Negara: Amerika Serikat
Kekayaan: US$138 miliar (Rp 1,9 kuadriliun)

Dirinya secara resmi ditetapkan sebagai orang terkaya di dunia oleh Forbes pada 6 Maret 2018, dengan kekayaan bersih senilai US$112 miliar. Kemudian dirinya dinobatkan sebagai "richest man in modern history" setelah kekayaan bersihnya meningkat menjadi US$150 miliar pada Juli 2018.

10. Genghis Khan

Tanggal: 1162-1227
Negara: Kekaisaran Mongolia
Kekayaan: Tanah

Genghis Khan adalah salah satu pemimpin militer paling sukses sepanjang masa. Dirinya menguasai kekaisaran terbesar yang bersebelahan dalam sejarah, yakni menjadi pemimpin Kekaisaran Mongol yang pada puncaknya membentang dari Cina ke Eropa. Para cendekiawan mengatakan Genghis tidak pernah menimbun kekayaannya. Namun sebaliknya, kemurahan hati Khan adalah kunci pengaruhnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com