Kebocoran Data Tak Pengaruhi Minat Investor ke Startup Lokal

Kebocoran Data Tak Pengaruhi Minat Investor ke Startup LokalIlustrasi - Istimewa
05 September 2021 22:17 WIB Janlika Putri Indah Sari Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Investor asing masih akan menaruh perhatian kepada perusahaan rintisan atau startup lokal meski terjadi beberapa kali kebocoran data dan informasi di Indonesia.

Ketua Bidang Industri Aplikasi Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) M. Tesar Sandikapura mengatakan bahwa aplikasi milik pemerintah dan startup merupakan dua hal yang berbeda. Hal itu akan membuat investor asing tetap melirik startup lokal.

Masalah kasus kebocoran data dari pemerintah ini tidak berpengaruh pada dunia startup. Ini lebih kepada kerja pemerintah, di mana belum cakap dalam mengatur data rakyatnya,” ujarnya pada Bisnis, Minggu ( 5/8/2021).

Menurut Tesar, keamanan digital adalah sebuah keharusan dan hal penting bagi para investor yang sudah bermain dalam skala besar, terutama untuk startup level unikorn.

Hal itu akan membuat investor tidak berani untuk berinvestasi dan memilih startup yang belum memiliki keamanan digital memadai.

Dia menuturkan, investor yang menanamkan modalnya di startup sudah sangat mengerti dengan teknologi, sehingga mereka juga akan memanfaatkannya untuk mencari tahu keamanan digital dari perusahaan rintisan yang dibidiknya.

Tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk memperkuat keamanan digital, kata Tesar, membuat beberapa investor tidak ingin mengurusnya secara langsung.

Dalam kesempatan itu, Tesar juga menyampaikan investor biasanya juga akan tetap fokus kepada masalah bisnis dan tidak terpengaruh dengan persoalan kebocoran data di Indonesia.

Pandemi yang terjadi saat ini, jelasnya, justru memberikan peluang sendiri bagi startup di bidang tertentu untuk unjuk gigi di mata investor.

Startup Indonesia justru makin cerah di mata investor, terutama untuk startup kesehatan, edutech, fintech, dan delivery,” tutup Tesar.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia