Peluang Startup Audio dan Video Streaming Masih Terbuka

Peluang Startup Audio dan Video Streaming Masih TerbukaIlustrasi startup. - olpreneur.com
16 November 2021 02:27 WIB Ahmad Thovan Sugandi Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Startup lokal di sektor layanan audio, video, dan musik daring dinilai masih memiliki kesempatan untuk berkembang asalkan memiliki strategi yang tepat.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut persaingan di penyedia layanan audio, video, dan musik daring masih relatif terbuka.

"Hal seperti ini tergantung strategi yang dipilih oleh perusahaan rintisan tersebut. Peluang selalu terbuka dengan strategi yang tepat," ujarnya saat dihubungi secara daring, Senin (11/15/2021).

Menurutnya banyak startup lokal di sektor tersebut yang sudah menerapkan strategi konten eksklusif, sehingga beberapa konten hanya dapat diakses di platform tertentu.

Edward juga mengatakan beberapa startup menerapkan strategi yang mengedepankan pendekatan lokalitas. Lokalitas diterapkan dalam pilihan konten maupun kreator-kreator yang digandeng berasal dari berbagai daerah.

Menurutnya, sektor layanan audio, video, dan musik daring masih belum memiliki ekosistem yang terkonsolidasi sehingga banyak perusahaan rintisan memiliki kesempatan yang sama.

Dia mengatakan ke depan para platform tersebut akan berlomba untuk memfasilitasi dan memproteksi karya para kreator. Platform yang paling aman dan menguntungkan akan dilirik oleh para kreator.

Di sisi lain, Edward melanjutkan, di sektor tersebut tidak banyak investor yang dapat terlibat karena dibutuhkan dana investasi yang begitu besar. Hanya modal ventura besar dan yang memiliki ekosistem mapan yang dapat berkontribusi.

"Ke depan nanti untuk pengembangan kuncinya ada dua. Konten yang memiliki ciri seperti lokalitas dan pengembangan fitur keamanan untuk karya kreator. Itu penting," ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia