Advertisement
BPR Lestari Jogja Sabet Peringkat 1 DIY dan Jawa Tengah
Gedung BPR Lestari Jogja. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Triwulan III 2021 menjadi rapor hijau bagi BPR/BPRS se-Jawa Tengah. Data share asset berada di angka 23,6%, terbesar secara nasional.
Laporan Perbarindo ini juga menjadi ‘sinyal baik’ bagi BPR Lestari Jogja. BPR yang baru diakusisi oleh Lestari Group di tahun 2020 ini berhasil menduduki peringkat 1 kategori BPRKU 1 dengan poin penilaian dari sisi tingkat kesehatan bank, growth kredit, growth Dana Pihak Ketiga (DPK) dan growth rasio NPL.
Advertisement
“Tahun ini sungguh berat. Dalam tahap transisi dan adaptasi, kami juga harus berjuang untuk menembus badai pandemic COVID-19. Ternyata kami bisa dan mampu menorehkan pencapaian yang melebihi ekspektasi kami”, ujar Direktur Utama BPR Lestari Jogja, Ardhana Febrianaji.
Melansir dari laporan kinerja triwulan III BPR Lestari Jogja, dari sisi aset year on year (YoY) tumbuh sebesar 45,85 Miliar atau naik 227,15% (September 2020 - 2021). Kemudian, dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 26,66 Miliar atau sebesar 1711,66% (YoY). Dan pendistribusian kredit pun bertumbuh 8,58 Miliar atau 598,81% (YoY).
“Tugas kami belum selesai sampai disini. Ini pencapaian awal yang akan menjadi energi bagi kami untuk sampai di pencapaian lainnya”, tambah Ardhana.
BPR Lestari Jogja yang baru ‘pindahan’ di rumah baru yang beralamat di Jalan Parangtritis, Kec. Sewon ini semakin gencar dalam memberikan program dan produk menarik untuk memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat Jogja.
“Ini kepercayaan besar, dan jadi tanggung jawab besar. Terima kasih,” tutup Ardhana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Grab Siap Ikuti Aturan Baru Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8 Persen
- Lulusan Magang Nasional Hadapi Ketidakpastian, Ini Kata Pengamat
- Status Pengemudi Ojol Jadi Pekerja Belum Jelas
- Laba TINS Kuartal I 2026 Tembus Rp1,5 Triliun, Melonjak 595 Persen
- Danantara Masuk Ojol, Sorotan Kekuatan 4 Juta Pengemudi
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Tembus Rp2,9 Juta
- Rupiah Tembus Rp17.000, Ekonom UMY Soroti Tekanan Global
Advertisement
Advertisement








