Advertisement
Transaksi QRIS di DIY Diklaim Terus Melonjak
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (kedua dari kiri) dan Direktur Utama (Dirut) BPD DIY, Santoso Rohmad (kedua dari kanan) mengenalkan QRIS di Pasar Sore Kampoeng Ramadan Jogokaryan, Mantrijeron, Sabtu (2/4/2022). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Angka transaksi digital di DIY terus melonjak, salah satunya adalah melalui penggunaan QRIS.
Pada tahun ini, Bank Indonesia (BI) mendorong peningkatan transaksi QRIS oleh masyarakat dengan menyasar peningkatan jumlah melalui Program 15 juta pengguna baru QRIS.
Advertisement
Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan mengatakan DIY ditargetkan menambah user QRIS baru sebesar 206.000 pengguna.
Hingga Maret 2022, terdapat penambahan pengguna baru QRIS sebanyak 167.000 pengguna atau meningkat sebesar 65,85% dibandingkan Desember 2021.
Sementara untuk jumlah merchant di DIY yang telah menggunakan QRIS terdapat sebanyak 390.616 atau meningkat sebesar 10,98% dibandingkan Desember 2021.
“Kami terus mendorong sosialisasi dan kampanye secara masif melalui community based untuk mendorong transaksi penggunaan QRIS," ucap dia, Senin (9/5/2022).
Selain itu, imbuh dia, BI DIY juga berkolaborasi dengan Pemda di DIY dan BPD DIY meluncurkan Program Digijog [Digitalisasi Jogja] untuk mengakselerasi transaksi digital di masyarakat. Sejauh ini, Program Digijog sudah diimplementasikan pada operasional bus Transjogja sejak 27 April-3 Mei 2022.
"Tercatat ada 3.000 transaksi QRIS selama seminggu,” ucap Budiharto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Warga Wukirsari Minta Talut Sungai Celeng Segera Diperbaiki
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




