Transaksi QRIS di DIY Diklaim Terus Melonjak

Transaksi QRIS di DIY Diklaim Terus MelonjakWakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (kedua dari kiri) dan Direktur Utama (Dirut) BPD DIY, Santoso Rohmad (kedua dari kanan) mengenalkan QRIS di Pasar Sore Kampoeng Ramadan Jogokaryan, Mantrijeron, Sabtu (2/4/2022). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
09 Mei 2022 22:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Angka transaksi digital di DIY terus melonjak, salah satunya adalah melalui penggunaan QRIS.

Pada tahun ini, Bank Indonesia (BI) mendorong peningkatan transaksi QRIS oleh masyarakat dengan menyasar peningkatan jumlah melalui Program 15 juta pengguna baru QRIS.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan mengatakan DIY ditargetkan menambah user QRIS baru sebesar 206.000 pengguna.

Hingga Maret 2022, terdapat penambahan pengguna baru QRIS sebanyak 167.000 pengguna atau meningkat sebesar 65,85% dibandingkan Desember 2021.

Sementara untuk jumlah merchant di DIY yang telah menggunakan QRIS terdapat sebanyak 390.616 atau meningkat sebesar 10,98% dibandingkan Desember 2021.

“Kami terus mendorong sosialisasi dan kampanye secara masif melalui community based untuk mendorong transaksi penggunaan QRIS," ucap dia, Senin (9/5/2022).

Selain itu, imbuh dia, BI DIY  juga berkolaborasi dengan Pemda di DIY dan BPD DIY meluncurkan Program Digijog [Digitalisasi Jogja] untuk mengakselerasi transaksi digital di masyarakat. Sejauh ini, Program Digijog sudah diimplementasikan pada operasional bus Transjogja sejak 27 April-3 Mei 2022.

"Tercatat ada 3.000 transaksi QRIS selama seminggu,” ucap Budiharto.