Advertisement
Begini Cara Pakai QR Code MyPertamina Tanpa HP
Foto ilustrasi: Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34.401.16 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pelanggan roda empat tetap bisa membeli BBM bersubsidi tanpa menggunakan MyPertamina yang diakses melalui telepon genggam atau handphone (HP), tetapi cukup dengan QR Code.
Pelanggan dapat mencetak QR Code kendaraan yang telah terdaftar dalam subsiditepat.mypertamina.id. Melalui akun resmi Instagram @mypertamina, pelanggan dapat melihat tata cara pembelian BBM bersubsidi tanpa menggunakan HP. Pada saat operator menanyakan kode tersebut, pelanggan dapat memberikan QR Code yang telah dicetak dalam kertas.
Advertisement
Untuk pembayaran, masyarakat tidak perlu khawatir, karena masih tetap dapat menggunakan tunai.
“Terus gimana kalau mau bayar? Tenang saja, soal pembayaran tetap bisa pakai cash,” unggah @mypertamina, Minggu (3/7/2022).
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga juga mengimbau untuk berhati-hati terhadap aplikasi tidak resmi MyPertamina. Aplikasi resmi yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.
Pada dasarnya, jenis bahan bakar minyak atau BBM yang termasuk bersubsidi ada Biosolar dan Pertalite. Sesuai lampiran Peraturan Presiden No. 191/2014, konsumen yang berhak mendapatkan solar bersubsidi untuk transportasi darat, yakni kendaraan pribadi, umum plat kuning, angkutan barang (kecuali untuk pengangkut hasil pertambangan dan perkebunan dengan loda >6), dan mobil layanan umum seperti ambulance, mobil jenazah, sampah, dan pemadam kebakaran. Sementara aturan bagi pengguna Pertalite masih terus dikaji dalam revisi Perpres tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rawan Kecelakaan, Jembatan di Sendangrejo Akan Diperlebar
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- BRI Salurkan 637 Ambulans Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Harga Rumah Subsidi 2026 Diusulkan Naik
- Harga Emas Antam Stabil Rp2,488 Juta, Buyback Naik
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- KAI Layani 27,2 Juta Penumpang Selama Nataru 2025-2026
- BPS Catat Kunjungan Wisman November 2025 Capai 1,2 Juta
- Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar 2025
Advertisement
Advertisement



