Bau Menyengat Ganggu Warga Berbah, Produksi Pelet Diminta Pindah
Keluhan bau menyengat selama dua tahun di Tegaltirto, Berbah, Sleman, ditindaklanjuti pemerintah. Produksi pelet diminta dipindah dan ditutup.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA — Untuk menumbuhkan optimisme bagi pelaku pasar modal, gelaran kegiatan seperti Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022 perlu terus digelar. Salah satu tujuannya agar pasar modal mampu menjangkau seluruh investor dan masyarakat luas di Indonesia.
Kepala Kantor PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengapresiasi capaian atas penyelenggaraan CMSE 2022 yang digelar beberapa waktu lalu. Irfan menyebutkan terdapat dua faktor yang mendukung peningkatan kinerja pasar modal Indonesia saat ini.
Pertama adalah peningkatan jumlah investor lokal, terutama investor muda dan kedua, aksi Go Public atau penawaran umum saham perdana yang dilakukan perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor termasuk perusahaan-perusahaan rintisan.
“Berbagai indikator pasar yang bergerak positif tersebut khususnya pertumbuhan investor di pasar modal Indonesia saat ini cukup memberikan optimisme atas pertumbuhan pasar modal Indonesia di Tahun 2022. Ditambah lagi, yang kedua adalah adanya sentimen positif atas rencana masuknya beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia,” ujar Irfan, Sabtu (22/10/2022).
BACA JUGA: Sri Mulyani Sebut Prospek Ekonomi Global Gelap dan Makin Pekat
Kedua hal tersebut mampu membuat pasar modal tetap kuat serta akan menarik lebih banyak jumlah investor untuk terus meningkatkan kinerja pasar modal.
Melalui penyelenggaraan CMSE diharapkan dapat lebih mendorong peningkatan jumlah investor lokal dan aksi Go Public dari perusahaan-perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sebagai upaya mengakselerasi penguatan ekonomi nasional.
Sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan pencapaian dan kinerja pasar modal Indonesia yang membanggakan tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Iman berharap pasar modal Indonesia dapat terus memberikan kinerja yang baik, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.
"Kami juga berharap rangkaian CMSE 2022 dapat membantu masyarakat untuk melihat bahwa investasi pasar modal terbuka untuk semua orang dan setiap pelakunya memiliki peran masing-masing dalam mendorong ekonomi keberlanjutan," kata Iman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluhan bau menyengat selama dua tahun di Tegaltirto, Berbah, Sleman, ditindaklanjuti pemerintah. Produksi pelet diminta dipindah dan ditutup.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.
Mercedes mengajukan teknologi mobil yang bisa mengapung dan bergerak di air. Rodanya menjadi penggerak, dilengkapi sensor, GPS, dan pelampung.