Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA — Untuk menumbuhkan optimisme bagi pelaku pasar modal, gelaran kegiatan seperti Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2022 perlu terus digelar. Salah satu tujuannya agar pasar modal mampu menjangkau seluruh investor dan masyarakat luas di Indonesia.
Kepala Kantor PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengapresiasi capaian atas penyelenggaraan CMSE 2022 yang digelar beberapa waktu lalu. Irfan menyebutkan terdapat dua faktor yang mendukung peningkatan kinerja pasar modal Indonesia saat ini.
Pertama adalah peningkatan jumlah investor lokal, terutama investor muda dan kedua, aksi Go Public atau penawaran umum saham perdana yang dilakukan perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor termasuk perusahaan-perusahaan rintisan.
“Berbagai indikator pasar yang bergerak positif tersebut khususnya pertumbuhan investor di pasar modal Indonesia saat ini cukup memberikan optimisme atas pertumbuhan pasar modal Indonesia di Tahun 2022. Ditambah lagi, yang kedua adalah adanya sentimen positif atas rencana masuknya beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia,” ujar Irfan, Sabtu (22/10/2022).
BACA JUGA: Sri Mulyani Sebut Prospek Ekonomi Global Gelap dan Makin Pekat
Kedua hal tersebut mampu membuat pasar modal tetap kuat serta akan menarik lebih banyak jumlah investor untuk terus meningkatkan kinerja pasar modal.
Melalui penyelenggaraan CMSE diharapkan dapat lebih mendorong peningkatan jumlah investor lokal dan aksi Go Public dari perusahaan-perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sebagai upaya mengakselerasi penguatan ekonomi nasional.
Sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan pencapaian dan kinerja pasar modal Indonesia yang membanggakan tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Iman berharap pasar modal Indonesia dapat terus memberikan kinerja yang baik, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.
"Kami juga berharap rangkaian CMSE 2022 dapat membantu masyarakat untuk melihat bahwa investasi pasar modal terbuka untuk semua orang dan setiap pelakunya memiliki peran masing-masing dalam mendorong ekonomi keberlanjutan," kata Iman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.