Stok BBM Shell Sempat Kosong, Bahlil Sebut Aman
Stok BBM Shell sempat kosong di sejumlah daerah, ESDM pastikan pasokan aman meski izin impor 2026 masih dievaluasi.
Rahmat Waluyanto/linkedin
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rahmat Waluyanto meninggal dunia pada usia yang ke-66 tahun. Berdasarkan keterangan yang diterima JIBI/Bisnis, Rahmat meninggal pada pukul 01.22 WIB, Senin (10/4/2023) di RS Dustira Cimahi. Jenazah Rahmat kemudian disemayamkan di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Ruang B. Jenazah Rahmat dimakamkan di Sandiego Hills Memorial Park, Karawang pada Selasa (11/4/2023) pagi.
Rahmat menjabat sebagai Wakil Ketua OJK untuk periode 2012-2017 pada masa kepemimpinan Muliaman D Hadad. Di posisi Wakil Ketua OJK itu, Rahmat membawahi Dewan Komite Etik, Departemen Hukum, SDM, Logistik, Keuangan, OJK Institute, Organisasi dan IT.
Sebelum di OJK, Rahmat telah lama berkiprah di Kementerian Keuangan. Kariernya bermula saat ia menjadi staf di Direktorat Pembinaan Badan Usaha Milik Negara, Direktorat Jenderal Moneter Dalam Negeri, Departemen Keuangan pada 1985.
Setelah krisis moneter 1998, ia menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Manajemen Portofolio dan Risiko di Pusat Manajemen Obligasi Negara Kementerian Keuangan dan Kepala Sub Direktorat Akuntansi dan Jasa Penilai di Direktorat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai Kementerian Keuangan, tepatnya sejak 2000 hingga 2004.
Saat itu belum dikenal obligasi negara yang dijual di pasar perdana, hanya ada obligasi rekap bank-bank yang nyaris rontok karena krisis 1998. Rahmat lah yang kemudian merintis Pusat Manajemen Obligasi Negara. Lembaga ini berada di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas mengelola obligasi negara.
Kiprahnya di Kementerian Keuangan berlanjut dengan mulus. Ia ditunjuk sebagai Direktur di Direktorat Pengelolaan Surat Utang Negara Kementerian Keuangan pada 2004. Dua tahun berselang, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal di Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan atau tepatnya pada 2006. Karier di Kementerian Keuangan kemudian berhenti hingga 2012 dan ia terpilih sebagai Wakil Ketua OJK.
Setelah menanggalkan jabatan di OJK pada 2017, ia menjabat sebagai komisaris di beberapa korporasi, diantaranya PT Bank Permata Tbk. (BNLI) dan PT Astra International Tbk. Ia juga menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Pria kelahiran 1956 ini menempuh pendidikan tinggi pertama di Universitas Gadjah Mada dan berhasil meraup gelar Sarjana Ekonomi pada 1983. Kemudian, Rahmat meneruskan pendidikannya di University of Denver pada 1992 dan mendapatkan gelar Master of Business Administration. Pendidikan terakhirnya ditempuh di University of Birmingham dan merengkuh gelar Doctor of Philosophy (PhD) pada 1997.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Stok BBM Shell sempat kosong di sejumlah daerah, ESDM pastikan pasokan aman meski izin impor 2026 masih dievaluasi.
Ceker ayam enak dan kaya kolagen, tapi waspadai 11 risiko: kolesterol, tekanan darah, berat badan, natrium, dan gangguan pencernaan. Simak selengkapnya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Microsoft PHK 4.800 karyawan, 1.600 dari divisi Xbox. 4 studio gim ditutup, fokus beralih ke AI. CEO Xbox sebut ini restrukturisasi terbesar.
Dua pembalap, Philipp Steinmayr dan Adrian Rus, tewas dalam kecelakaan di Sirkuit Brno. Balapan Alpe Adria dibatalkan. FIM Europe sampaikan belasungkawa.