Advertisement
Sinarmas dan Smartfren Kompak Edukasi Pemuda soal Investasi

Advertisement
JOGJA—Platform investasi saham dan reksa dana online milik Sinarmas Sekuritas berkolaborasi dengan Smartfren menggelar kegiatan literasi keuangan dan investasi bertajuk SimInvestival Goes to Office: Smart Investment for Long Haul.
SimInvestival secara rutin digelar sejak 2022 untuk mengedukasi generasi muda terkait dengan keuangan dan investasi. Kegiatan yang biasa diadakan untuk perguruan tinggi ini untuk pertama kalinya digelar untuk karyawan perkantoran berkolaborasi dengan Smartfren.
Advertisement
Kerjasama ini juga ditandai dengan prosesi penandatanganan kerja sama yang diwakili oleh, Chief of Customer Journey, BI and CLM Smartfren, Sukaca Purwokardjono dan Co-founder SimInvest & Head of Strategic & Business Development dari Sinarmas Sekuritas, Eyfrel Likuayang.
“Kami mendukung kegiatan bersama dengan SimInvest, karena generasi muda harus sudah mulai pintar dalam mengelola keuangan. Generasi muda saat ini yang sudah sangat melek teknologi harus bisa memanfaatkan teknologi itu secara maksimal dan positif.”ucap Sukaca Purwokardjono, Chief of Customer Journey, BI and CLM Smartfren.
BACA JUGA: Smartfren Dapat Tambahan Frekuensi 2,3 GHz untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi
Dalam kegiatan itu digelar di Auditorium Smartfren Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (11/5) itu dihadirkan sejumlah pembicara, yakni Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas, Ike Widiawati; Head of Strategic and Business Development Sinarmas Sekuritas, Eyfrel Likuajang; dan Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management, Genta Wira Anjalu.
Ketiganya, masing-masing membawakan materi bertajuk Strategi Pensiun Dini: Cara Smart ala Generasi 5G; Berbondong-Bondong, Anti Investasi Bodong; dan Psychology of Money: Timeless Lessons on Investment.
Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas, Ike Widiawati mengamini ada banyak alasan orang pensiun, mulai dari pilihan hingga keterpaksaan. “Maka dari itu, kita harus memikirkan risiko-risiko tersebut agar punya keleluasaan dan ketenangan dalam menjalani hidup,” ujar Ike melalui rilis, Minggu (14/5).
Ike juga mengajak para peserta untuk mulai berinvestasi, mulai dari uang kecil, lalu besarannya dinaikkan secara bertahap. Jika untuk perencanaan pensiun, maka instrumen investasi yang dipilih diprioritaskan sisi keamanannya untuk jangka panjang.
Head of Strategic and Business Development Sinarmas Sekuritas, Eyfrel Likuajang menjelaskan bahwa salah satu hambatan dalam merencanakan keuangan adalah tergiur iming-iming keuntungan yang besar, seperti yang dialami banyak korban investasi bodong.
“Sebagian besar korban terbuai dengan iming-iming imbal hasil besar dan berpikir bahwa ada cara cepat mendapat keuangan. Ciri khas dari investasi bodong ini adalah iming-iming imbal hasil yang pasti dan tidak masuk akal, tidak ada izin usaha, dan biasanya menggunakan skema ponzi atau money game,” ucap dia.
Sementara Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management, Genta Wira Anjalu menjelaskan bahwa dalam berinvestasi ada banyak strategi yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dari masing-masing investor.
Dia menjelaskan, berdasarkan kinerja sejak 2009-2019, maka saham memiliki return paling tinggi 11,7%, disusul obligasi 9,88%.
Meski demikian dari total lebih dari 700 emiten di pasar modal hanya 30 persen di antaranya yang memberikan return lebih tinggi dari IHSG. “Untuk itu pentingnya menimbang kembali profil risiko masing-masing untuk menyesuaikan dengan tujuan keuangannya,” ucap Genta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kementerian Pekerjaan Umum Setujui Kenaikan Lima Ruas Jalan Tol, Ini Daftarnya
- Rencana Pembukaan Keran Impor Tanpa Kuota, Wamentan Pastikan Tidak Merugikan Industri Lokal
- Trump Berlakukan Tarif Impor, Ini Daftar Negara yang Negosiasi dengan AS
- Pertalite Bercampur Air di SPBU Trucuk Klaten, Bahlil Bakal Ambil Langkah Tegas
- Efek Tarif Trump, Uni Eropa akan Perluas Pasar dengan Indonesia
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Trump Berlakukan Tarif Impor, Ini Daftar Negara yang Negosiasi dengan AS
- Konsumsi Pertamax Naik 77 Persen Selama Masa Mudik Lebaran, Pertamina: Bukti Pelanggan Masih Setia
- Pertamina Patra Niaga Regional JBT Sebut Konsumsi Pertamax Meningkat 77%
- PT PLN Terus Berkomitmen untuk Menghadirkan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang Andal dan Berkualitas bagi Masyarakat di Wilayah Jawa Timur
- Pembentukan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja, Kemenaker: Kami Siap, Masi Dikaji
- Komoditas Telur Bisa Jadi Alat Negosiasi Tarif Impor AS, Ini Penjelasan Indef
- Rencana Pembukaan Keran Impor Tanpa Kuota, Wamentan Pastikan Tidak Merugikan Industri Lokal
Advertisement