Kelok 23 Dibuka, Dishub DIY Ingatkan Pengendara Jangan Berhenti di Bahu Jalan
Kelok 23 mulai diuji coba. Dishub DIY mengingatkan pengendara tidak berhenti di bahu jalan karena ada tanjakan dan tikungan yang rawan.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) DIY menyebut minat masyarakat untuk menyimpan uang di BPR/BPRS mengalami peningkatan. Sehingga aset pada BPR/BPRS di Jogjakarta mengalami kenaikan.
Ketua Perbarindo DIY, Wulfram Margono mengatakan tidak hanya menyimpan uang, minat masyarakat mengajukan kredit juga meningkat. Meski demikian BPR/BPRS harus tetap cermat dalam menilai di tengah situasi pemulihan ekonomi.
"Tapi secara OSC [outstanding credit] hampir semua BPR meningkat," ucapnya Sabtu, (20/5/2023).
BACA JUGA : BPR Profidana Paramitra Rayakan HUT Ke-33, Terus Tumbuh
Menurutnya, Perbarindo juga terus mendorong likuiditas salah satunya dengan kerjasama Apex dengan BPD DIY. Upaya lainnya adalah dengan mendorong kerjasama dengan instansi non formal dan instansi formal. "Seperti meningkatkan kerjasama dengan antar bank baik bank umum atau BPR."
Perbarindo, kata Wulfram juga konsen pada digitalisasi. Saat ini sudah menggunakan BPR e-cash. "Dan sudah barang tentu jalin kerja sama dengan bank dan BPR lain. Terus akan dikembangkan," lanjutnya.
Direktur Utama BPR Profidana Paramitra, Dwi Hari Laksana mengatakan minat masyarakat kepada BPR cukup besar. Di masa pemulihan ekonomi saat ini, tugas BPR salah satunya mendorong perekonomian masyarakat.
"Dana pihak ketiga alhamdulillah, meski Covid-19 kemarin kepercayaan masih terus, aset kita terus bertumbuh. Dana pihak ketiga sekitar Rp72 miliar [kuartal I]," jelasnya. Sementara untuk aset ada di kisaran Rp86 miliar atau tumbuh 5% Kuartal I.
Dalam menyalurkan kredit, menurutnya Profidana fokus ke kalangan masyarakat menengah ke bawah. Nominal yang dipinjam juga tidak terlalu besar untuk sektor perdagangan dan UMKM.
"Kalau nasabah pinjaman sekitar 1.500 kalau nasabah penabung sekitar 8.000. Kami sudah kerjasama dengan BPD terkait likuiditas."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 mulai diuji coba. Dishub DIY mengingatkan pengendara tidak berhenti di bahu jalan karena ada tanjakan dan tikungan yang rawan.
BPOM menyiapkan Rp509 miliar untuk mengawasi keamanan pangan MBG 2027, mulai bahan baku, distribusi hingga penelusuran kasus.
Borneo FC meraih kemenangan perdana di kandang setelah mengalahkan Bali United 1-0. Laga diwarnai tiga kartu merah.
Korea Utara menembakkan satu rudal balistik jarak pendek sejauh 450 km ke arah Laut Timur dari wilayah Wonsan, Minggu (20/9/2026).
Jual mobil operasional bekas perlu diawali inspeksi agar temuan kecil tidak menjadi alasan calon pembeli menekan harga.
DPRD Kulonprogo meminta APBD Perubahan 2026 segera dijalankan agar penyerapan anggaran tak menumpuk di akhir tahun.