Cahaya Pradipta Jadi Juara Sayembara Gerbang Perbatasan DIY 2026
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Wisata di kawasan sumbu filosofis Jogja bisa menggunakan Bus Jogja Heritage Track melewati Jalan Malioboro./visitingjogja\r\n
Harianjogja.com, JOGJA— Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyebut penetapan Sumbu Filosofi menjadi warisan budaya dunia akan berdampak positif bagi industri pariwisata. Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan apabila pemangku kepentingan sektor wisata DIY tahun ini gercep menyiapkan produk pendukung dampaknya bisa dirasakan pada 2024 mendatang.
"Kalau tahun ini segera gercep mempersiapkan product pendukung Sumbu Filosofi dan promosi secara terstruktur seharusnya high season tahun depan 2024 pasti ada progres impact dari hal ini," ucapnya, Sabtu (23/9/2023).
Ia mengatakan dengan penetapan ini dunia akan semakin mengenal Jogja. Wisatawan mancanegara (Wisman) akan semakin berkeinginan untuk melihat Sumbu Filosofi.
"Namun semua kembali ke kesiapan stakeholder pariwisata DIY dalam menyikapi dan mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang bertanggung jawab dengan aset world class heritage seperti Sumbu Filosofi ini," paparnya.
BACA JUGA: Sumbu Filosofi Jadi Warisan Budaya Dunia, Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor pada 2025
Persiapan yang dilakukan GIPI yakni memastikan ekosistem pariwisata Jogjakarta yang bertanggung jawab. Baik dari sisi kelembagaan, produk, layanan, dan promosi.
"Serta Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang benar-benar siap dan kompeten sesuai dengan ekspektasi wisatawan," lanjutnya.
Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan orang berwisata tidak hanya di area Sumbu Filosofi saja, namun juga di kampung-kampung sekitarnya. Bisa jadi di kiri kanan Malioboro, Barat Kali Code dan Timur Kali Winongo.
Sehingga persiapan juga perlu dilakukan misalnya terkait kampung-kampung wisata dan juga masyarakatnya. Dia mencontohkan di sekitar Taman Sari masyarakatnya sudah terbiasa berinteraksi dengan wisatawan, nantinya perlu diperlebar lagi, sehingga masyarakat di wilayah lain juga terbiasa.
"Orang berwisata kan gak hanya di jalan itu [Sumbu Filosofi] tapi mungkin masuk-masuk ke kiri, ke kanan, kan kayak gitu. Tidak hanya di sepanjang jalan itu, dan ini supaya bisa sumrambah semacam trickle down effect keberadaan Sumbu Filosofi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Mercedes menolak menerapkan team order menjelang GP Hungaria 2026 saat Kimi Antonelli memimpin klasemen dan Ferrari mulai memberi tekanan.
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.