Tingkat Pengangguran Sarjana DIY Capai 3,94%, Disnakertrans Ungkap Penyebabnya
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Ilustrasi / Ist
Harianjogja.com, JOGJA— PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM RON 92 atau Pertamax dari Rp13.300 menjadi Rp14.000 per liter pada 1 Oktober 2023 lalu. Bagi pengusaha Pertamina Shop (Pertashop) kenaikan harga ini semakin membebani bisnisnya yang sudah goyah.
Carik Mangunan, Dwi Eko Susanto, sekaligus salah satu pemilik Pertashop mengatakan meski semakin berat, namun dia mencoba mempertahankan bisnisnya. "Iya [kenaikan harga semakin memberatkan], masih seperti dulu [belum ada tindak lanjut], kami masih berusaha bertahan," ungkapnya, Jumat (6/10/2023).
Demi mempertahankan bisnis dia mengurangi karyawan yang mulanya dua orang menjadi satu orang saja. Juga jam operasional. Kini hanya beroperasi dari jam 06.00 WIB sampai 18.00 WIB saja. "Sebelumnya jam 5 sampai jam 8 malam," katanya.
Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi mengatakan kenaikan harga Pertamax tentu berdampak pada Pertashop. Sebab Pertashop hanya menjual Pertamax dan jumlah konsumennya tidak banyak. Kondisi ini menyebabkan banyak Pertashop yang merugi.
BACA JUGA: Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke DIY pada September Mulai Turun
"Lokasi Pertashop banyak di pinggir juga sehingga konsumen enggak terlalu banyak. Sehingga dengan disparitas yang tinggi, konsumennya pindah ke Pertalite maka saya perkirakan Pertashop makin gak laku, makin banyak yang bangkrut," katanya.
Jika harus berbisnis lain, menurutnya akan berat bagi Pertashop. Selain Pertashop umumnya modal kecil usaha lain juga tidak masuk core bisnisnya.
"Rumah makan kan beda ya ini kan butuh tambahan modal juga, akan menyulitkan. Selisih harga yang demikian besar itu akan menyebabkan Pertashop berguguran, karena sebelumnya juga sudah terjadi juga."
Menanggapi hal ini, Area Manager Communication, Relation & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho mengatakan sudah ada beberapa langkah yang dijalankan untuk membantu Pertashop, yaitu berjualan produk atau jasa non BBM.
"Seperti LPG, produk/jasa BUMN lain, isi nitrogen, minimarket, rumah makan, dan sebagainya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPT lulusan D4-S3 di DIY mencapai 3,94% pada Mei 2026. Disnakertrans DIY menyoroti ketidaksesuaian kompetensi dan kebutuhan industri.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.