Advertisement

Stakeholder Berkolaborasi, Pergerakan Wisatawan Nataru Mungkin Capai 107 juta

Newswire
Jum'at, 01 Desember 2023 - 17:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Stakeholder Berkolaborasi, Pergerakan Wisatawan Nataru Mungkin Capai 107 juta Wisatawan - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini dapat mendulang  wisatawan nusantara hingga 104 juta pergerakan.

"Momen Nataru segitu penting untuk kami bisa mencapai, karena ini salah satu peak season ya kalau bicara sektor pariwisata dan kalau bisa mendulang 104-107 juta sendiri untuk Nataru," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo saat ditemui di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Advertisement

Meski demikian, lanjut dia, untuk mencapai target itu diperlukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder sehingga capaian tahun depan dapat meningkat.

Baca Juga:

Arus Mudik dan Balik Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Prediksi Puncaknya

Penjualan Tiket Kereta Api untuk Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Mulai Dibuka

883 Ribu Kendaraan Diperkirakan Masuk Jogja di Libur Nataru, Ini Langkah Dishub DIY 

Merujuk data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) memprediksi potensi pergerakan masyarakat pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mencapai 107,63 juta orang atau 39,83% dari total populasi nasional.

"Pada libur Natal dan tahun baru pada tahun lalu diprediksi yang melakukan pergerakan 44,17 juta orang, sementara tahun ini diprediksi 107,63 juta orang. Jadi, meningkatnya sangat signifikan di atas seratus persen (143,65 persen)," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Menurut hasil survei secara daring itu, alasan masyarakat bepergian di masa libur Natal dan tahun baru yang tertinggi ialah liburan ke lokasi wisata (45,29%). Kemudian liburan pulang kampung (30,1%), dan merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halaman (18,98%).

 Berikutnya, pilihan moda transportasi yang digunakan untuk melakukan perjalanan didominasi penggunaan kendaraan pribadi, yaitu mobil 35,57% (39,97 juta orang) dan motor 17,92% (20,14 juta orang).

Untuk transportasi umum, pergerakan didominasi moda kereta api 13,16% (14,79 juta orang), pesawat 11,91% (13,38 juta orang), bus 10,94% (12,29 juta orang), kapal penyeberangan 6,04% (6,78 juta orang), dan kapal laut 3,44%. (3,86 juta orang).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

BMKG: Hujan Lebat Diprediksi Terjadi di Seluruh Kota Termasuk Jogja

Jogja
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:07 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement