Advertisement
Jumlah Keberangkatan Penumpang Pesawat di DIY Turun 0,41%
Suasana di YIA, Jumat (27/10 - 2023). Anisatul Umah/Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadi penurunan keberangkatan penumpang angkutan udara 0,41% pada November 2023 secara bulanan atau (month-to-month/mtm). Namun jika dilihat secara tahunan atau (year-on-year/yoy) naik 20,11%.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan untuk kedatangan mengalami kenaikan 4,83% mtm. Secara tahunan juga naik sebesar 21,86%.
Advertisement
"Perkembangan keberangkatan penumpang sedikit mengalami penurunan dibandingkan Oktober atau turun mtm 0,41 persen tetapi secara yoy alami kenaikan 20,11 persen," katanya dalam konferensi pers beberapa hari lalu.
Data kedatangan dan keberangkatan ini dicatat dari dua bandara di DIY yakni Bandar Udara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA).
Lebih lanjut dia menyampaikan perkembangan kedatangan penumpang angkutan udara untuk penumpang penerbangan domestik pada November 2023 mengalami kenaikan 4,17% mtm, dan secara tahunan naik 13,31%.
"Kami melihat untuk penumpang domestik ini yang datang ke DIY lebih tinggi dibandingkan November 2021 dan November 2022 dan lebih tinggi dari bulan bulan sebelumnya," jelasnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta Bandung, Ini Daftar Perjalaan KA yang Dialihkan
Sementara untuk penerbangan internasional pada November 2023 secara mtm mengalami kenaikan 11,06%, bahkan yoy kenaikan mencapai 271,53%. Di mana pada November 2023 jumlah penumpangnya mencapai 19,19 ribu. Jauh lebih tinggi dibandingkan November 2022 yang hanya 5,17 ribu penumpang.
Jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara Domestik November 2023 sedikit mengalami penurunan secara bulanan 1,21%. Tetapi secara tahunan naik 11,26%. "Kemudian penerbangan internasional baik mtm dan yoy mengalami kenaikan masing-masing 7,19 persen dan yoy 292,44 persen," katanya.
Stakeholder Relation Manager YIA, Ike Yutiane menyampaikan sepanjang 2023 YIA melayani 4,3 juta penumpang. Capaian ini tumbuh 46% dibandingkan dengan 2022. "Sepanjang tahun 2023, YIA juga melayani 30.674 pergerakan pesawat yang juga tumbuh sebesar 46 persen dan 11.666.883 kilogram kargo yang tumbuh sebesar 43 persen," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Melonjak
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
Advertisement
Advertisement




