KPK Periksa Bos Tempo Scan Group Terkait Dugaan Pemberian di Imipas
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Foto ilustrasi suasana salah satu toko beras di Pasar Wates yang mengeluhkan harga terus melonjak, Kamis (15/2/2024).Harian Jogja/Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA— Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY merekomendasikan sejumlah langkah mitigasi terkait dampak masih tingginya harga beras di wilayah ini menjelang Ramadan.
"BI DIY merekomendasikan langkah mitigasi yang bersifat seasonal. Langkah pertama, dengan mengedukasi masyarakat untuk meminimalisir food waste (membuang-buang makanan) dan belanja bijak," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Ibrahim dalam keterangan tertulis, Rabu (28/2/2024).
Berikutnya, menurut Ibrahim, diperlukan pula penguatan kerja sama antardaerah saat masa panen raya beras yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2024.
Selain itu, pemantauan pasokan dan harga beras secara real time perlu dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan sarana digital melalui website Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY.
"Kita juga bisa meningkatkan koordinasi dengan pelaku usaha terkait harga jual yang wajar dan pola distribusi yang lancar," ujar Ibrahim.
Sementara itu, guna menghadapi hari besar keagamaan nasional (HBKN) yakni Ramadan dan Idul Fitri 2024, menurut Ibrahim, BI DIY merekomendasikan upaya pengendalian inflasi yang bersifat seasonal atau musiman dan struktural.
BACA JUGA: Bukan Lagi Purnawirawan, Hari Ini Prabowo Bergelar Jenderal TNI Kehormatan Bintang Empat
Mitigasi seasonal, kata dia, bisa dilakukan dengan memperkuat data dan informasi terkait pasokan, serta optimalisasi pelaksanaan pantauan pasar, terutama pada H-7 dan H+7 HBKN.
"Untuk mitigasi struktural, rekomendasi kami adalah memfasilitasi penelitian dan pengembangan tanaman pangan, membangun ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan atau lahan tidur, serta mengoptimalkan peran BUMD dalam distribusi komoditas pangan utama," kata dia.
Realisasi inflasi gabungan dua kota penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di DIY pada awal 2024 terjaga pada rentang sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen (year on year/yoy).
Menurut dia, hal itu menjadi sinyal positif dalam mengawal inflasi DIY ke depan, meski potensi risiko tetap perlu diwaspadai, salah satunya terkait mundurnya masa panen raya padi akibat dampak El Nino menjelang momen Ramadan dan Idul Fitri.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Herum Fajarwati menuturkan meski muncul sentimen terhadap kenaikan harga beras, data historis BPS menunjukkan jika kenaikan harga beras yang terjadi saat ini diiringi dengan peningkatan harga gabah kering giling (GKG) dan gabah kering panen (GKP) yang diterima petani sehingga diharapkan kesejahteraan petani masih terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Simak enam seri laptop gaming dari Lenovo, ASUS, Acer, MSI, dan HP. Cek pilihan GPU, RAM, layar, serta hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Indonesia diproyeksikan mengalami 19.251 kematian tambahan akibat panas terkait super El Niño pada September 2026 hingga Februari 2027.