ARTJOG, Sponsor, dan Seni Perlawanan yang Tetap Bergema
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menyebut di beberapa wilayah DIY sudah mulai panen padi. Namun wilayahnya masih kecil-kecil tersebar di Kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Kepala DPKP DIY, Syam Arjayanti mengatakan berdasarkan luas tambah tanam periode Masa Tanam (MT) 1 diperkirakan panen padi dimulai pertengahan januari 2025 dengan puncak panen di sekitar akhir Februari 2025.
BACA JUGA: Mulai Besok, Pasar Hewan Imogiri Bantul Ditutup, Ini Penyebabnya
Dia menjelaskan curah hujan yang tinggi menjadi kendala di musim panen saat ini. Sebab bisa berdampak pada kualitas pengeringan gabah. Dan juga berdampak pada olah tanah pasca panen karena lahan masih tergenang.
"Saat ini petani sudah mulai ada panen. Puncak panen di sekitar akhir Februari 2025," ucapnya, Senin (13/1/2025).
Syam mengatakan terkait kondisi lahan ada yang terdampak banjir sekitar 260 hektar dan 27 hektar terkena puso di daerah Poncosari, Srandakan Kabupaten Bantul. Saat ini sudah dilakukan perbaikan saluran irigasi.
Menurutnya hujan yang terjadi terus menerus bisa berpengaruh pada kualitas panen petani akibat kadar air yang tinggi. Dia berharap tidak terjadi penurunan harga yang signifikan.
"Dampak hujan yang terus menerus akan mempengaruhi kualitas panen petani," jelasnya.
BACA JUGA: Hasto Wardoyo Komitmen Rampungkan Persoalan RTLH di Kota Jogja
Ia menyebut berdasarkan data dari Petugas Informasi Pasar (PIP) harga Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG) per 10 Januari 2025 adalah di Kabupaten Kulonprogo GKP Rp6.300- Rp6.500 per kg dan GKG Rp7.500 per kg.
Kemudian di Kabupaten Bantul GKP Rp6.000-Rp7.000 per kg dan GKG Rp7.200-Rp8.500 per kg. Kabupaten Sleman GKP Rp6.500 per kg dan GKG Rp7.400 per kg. Kemudian di Kabupaten Gunungkidul GKP Rp6.300 per kg dan GKG Rp7.200 per kg.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat perkembangan harga produsen gabah Desember 2024 harga tertinggi adalah Rp8.000 per kg untuk kualitas GKG varietas Cianjur. Lalu harga gabah terendah Rp6.100 per kg kualitas GKP varietas IR-64.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan rata-rata harga gabah dan perubahan harga Desember 2024 terhadap November 2024 (month-to-month/mtm) yakni di tingkat petani kualitas GKG naik 0,13% menjadi Rp7.072 per kg dan GKP naik 0,04% menjadi Rp6.198,91 per kg.
Lalu di tingkat penggilingan GKG naik 0,25% menjadi Rp7.162 per kg. Sementar GKP turun 0,14% menjadi Rp6.248,91 per kg. "Sebaliknya untuk GKP mengalami penurunan 0,14%," kata Herum. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena.
Kemenhut mengevaluasi pembagian manfaat program FCPF-CF senilai US$110 juta agar lebih transparan dan dapat diakses masyarakat.
Chelsea menang 3-0 atas AC Milan di Indonesia Super Cup 2026. Joao Pedro mencetak dua gol, disusul gol Moises Caicedo.
Spanyol mengerahkan sekitar 2.300 personel polisi dan tentara ke Ceuta untuk mengantisipasi seruan migrasi massal pada 15 Agustus.
Toyota berencana menambah pilihan kendaraan elektrifikasi setelah penjualan mobil hybrid dan listrik meningkat hampir dua kali lipat di GIIAS 2026.