Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Sleman Janji Perkuat Layanan
BPJS Ketenagakerjaan Sleman memperingati Harpelnas 2026 dengan komitmen memperkuat pelayanan, memperluas perlindungan dan memberdayakan pekerja.
Ilustrasi Deposito BPR .ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Portofolio yang stabil dalam kondisi saat ini menjadi kunci bagi bagi kalangan investor untuk menanamkan investasinya. Kesadaran ini menggeser posisi Deposito BPR yang sebelumnya kurang dikenal menjadi bagian penting dalam portofolio investasi modern.
“Investor saat ini tidak hanya mencari peluang, tetapi juga ketenangan. Kami melihat peningkatan minat terhadap produk yang stabil, tidak reaktif terhadap sentimen global, namun tetap memberikan return yang menarik. Di sinilah posisi Deposito BPR menjadi sangat relevan,” ujar Vera Rosana, Head of Marketing Komunal, Selasa (15/4/2025).
BACA JUGA: Izin 19 BPR Dicabut, OJK DIY: Penyebabnya Karena Fraud
Dia mengatakan, Deposito BPR bukan hadir untuk menyaingi potensi keuntungan tinggi dari saham atau kripto, melainkan untuk memperkuat portofolio secara menyeluruh. Dengan bunga tetap hingga 6,75% p.a, jaminan LPS, dan pilihan tenor yang fleksibel, instrumen ini memberikan stabilitas dan kontrol dalam membangun portofolio yang seimbang.
Jika dibandingkan dengan instrumen berisiko rendah lain seperti SBN, lanjut dia, Deposito BPR juga menawarkan keunggulan dalam hal likuiditas. Investor bisa memilih tenor sesuai kebutuhan dan tidak terikat periode panjang seperti halnya SBN. Fleksibilitas ini memungkinkan investor lebih leluasa dalam menyusun strategi jangka menengah dan pendek.
"Melalui platform DepositoBPR by Komunal, investor kini dapat mengakses ratusan pilihan produk deposito BPR dari lebih dari 330 mitra BPR/BPRS di seluruh Indonesia. Seluruh proses dilakukan secara digital, langsung melalui aplikasi," katanya.
BACA JUGA: Selama 2024, BPR Bank Sleman Raup Laba Rp22,1 Miliar
Sepanjang tahun 2024, DepositoBPR by Komunal berhasil menghimpun dana masyarakat hingga Rp8,8 triliun, yang disalurkan ke berbagai BPR di daerah. Ini menjadi bukti nyata akan performa dan kepercayaan yang tumbuh dari investor individu.
“Kami percaya bahwa ke depan, Deposito BPR akan menjadi bagian wajib dalam portofolio. Bahkan akan muncul rasa FOMO jika belum memilikinya. Volatilitas pasar belakangan ini telah menyadarkan investor bahwa portofolio yang seimbang adalah kekuatan,” tambah Vera.
Selain memberikan keuntungan finansial bagi investor, penempatan dana di BPR juga berdampak langsung pada ekonomi daerah. Dana masyarakat disalurkan kembali ke sektor produktif dan UMKM melalui mitra BPR, memperkuat kontribusi terhadap pembangunan dan inklusi keuangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman memperingati Harpelnas 2026 dengan komitmen memperkuat pelayanan, memperluas perlindungan dan memberdayakan pekerja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Menag Nasaruddin Umar menilai pendidikan pesantren perlu mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus kebersihan hati, nurani, dan spiritualitas.
Luhut Binsar Pandjaitan membahas mekanisme pembayaran utang Whoosh dengan pejabat China. Pemerintah sebelumnya menyiapkan tenor hingga 80 tahun.
Dubes RI Jose Tavares mengingatkan WNI mewaspadai perekrutan tentara bayaran di Rusia melalui agen dan tawaran kerja bergaji besar.
Prabowo meneriakkan “Free Palestine” lima kali dalam resepsi 100 tahun Gontor. Dubes Palestina kemudian memberikan keffiyeh kepada Presiden.