GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Stasiun Lempuyangan./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA— PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terkait rencana pengembangan kawasan Stasiun Lempuyangan, masih fokus untuk penertiban terlebih dahulu. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan hingga saat ini sudah dikirimkan surat peringatan (SP) kedua.
Mengenai seperti apa rencana pengembangan dan pembangunannya ia mengatakan akan lebih baik jika dibahas setelah penertibannya rampung dahulu. "Untuk pengembangan Stasiun Lempuyangan nanti akan lebih enak dibahas setelah clear dulu soal penertibannya," ucapnya dihubungi, Rabu (11/6/2025).
Menurutnya sebelum penertiban dilakukan masih akan dilayangkan lagi SP yang ketiga. Intinya, kata Feni, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan transportasi publik kepada masyarakat luas yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Demi mewujudkan pelayanan yang dimaksud maka diperlukan penataan stasiun, sehingga bisa optimal dalam keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat. KAI Daop 6 Yogyakarta berharap seluruh pihak dapat mendukung proses penataan Stasiun Lempuyangan.
"Tujuannya adalah untuk menghadirkan pelayanan transportasi publik kepada masyarakat luas yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," jelasnya.
BACA JUGA: Pertamina Bagikan Lebih dari 12.000 Paket Daging Kurban untuk Warga DIY dan Jateng
Sebelumnya, Sekda DIY, Beny Suharsono, menuturkan Pemda DIY memberi dukungan kepada warga dengan mendorong PT KAI untuk melihat kembali apa yang belum disepakati.
"Munculnya bangunan tambahan, merasa membangun ini, membangun itu, belum termasuk bagian yang didialogkan. Itu dukungan konkret dari Pemda DIY," paparnya.
Ganti rugi ini di luar kompensasi bongkar bangunan senilai Rp250.000 per meter yang sebelumnya sudah ditawarkan PT KAI kepada warga. "Agar PT KAI bisa segera memanfaatkan pengembangan wilayah untuk pelayanan PT KAI lebih luas, masyarakat juga terlindungi karena sudah membangun [dapat Ganti rugi]," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.