Advertisement
Airlangga Sebut 66 Persen APBN 2026 untuk Program Prabowo
Ilustrasi anggaran - APBN / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mengalokasikan Rp2.567,9 triliun atau 66% APBN 2026 untuk program prioritas Presiden Prabowo yang mencakup pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga UMKM.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Senin (1/12/2025). Nilainya mencapai Rp2.567,9 triliun atau 66,8% dari total belanja negara tahun depan, yakni Rp3.842 triliun.
Advertisement
“Ke depan kami optimistis di tahun 2026 pemerintah akan membelanjakan untuk program prioritas sebanyak Rp2.567,9 triliun dari anggaran Rp3.842 triliun,” terangnya di acara tersebut, Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Airlangga menyebut ada delapan program prioritas yang masuk ke dalam belanja pemerintah Rp2.567,9 triliun itu. Pertama, ketahanan pangan dengan di antaranya pengadaan beras Bulog Rp164,4 triliun.
BACA JUGA
Kedua, ketahanan energi melalui subsidi Rp402,4 triliun. Ketiga, Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun. Airlangga menyebut saat ini program prioritas Presiden Prabowo itu sudah diterima oleh 44 juta masyarakat dan ditargetkan bertambah ke 80 juta sampai Mei–Juni 2026.
Keempat, pendidikan senilai Rp757,8 triliun yang meliputi sekolah unggulan, Sekolah Rakyat, serta perbaikan fasilitas pendidikan.
Kelima, kesehatan senilai Rp244 triliun. Keenam, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan UMKM senilai Rp181,8 triliun. Ketujuh, pertahanan senilai Rp424 triliun. Kedelapan, akselerasi investasi perdagangan global Rp57,7 triliun.
Di sisi lain, Menko Perekonomian sejak 2019 itu menyampaikan bahwa pemerintah turut fokus mengatasi masalah backlog perumahan. Untuk itu, di luar anggaran Rp2.567,9 triliun, Prabowo mengalokasikan anggaran untuk fasilitas pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% yang diperpanjang sampai 2027.
Selanjutnya, pemerintah turut mengalokasikan Rp130 triliun untuk KUR perumahan. “Kami mohon agar pengurus Kadin bisa terus mendorong berbagai program yang terkait dengan yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
Advertisement
Advertisement







