David Alaba Akui Spanyol Terlalu Kuat, Austria Tersingkir 0-3
David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke 16 besar.
Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mengalokasikan Rp2.567,9 triliun atau 66% APBN 2026 untuk program prioritas Presiden Prabowo yang mencakup pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga UMKM.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Senin (1/12/2025). Nilainya mencapai Rp2.567,9 triliun atau 66,8% dari total belanja negara tahun depan, yakni Rp3.842 triliun.
“Ke depan kami optimistis di tahun 2026 pemerintah akan membelanjakan untuk program prioritas sebanyak Rp2.567,9 triliun dari anggaran Rp3.842 triliun,” terangnya di acara tersebut, Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Airlangga menyebut ada delapan program prioritas yang masuk ke dalam belanja pemerintah Rp2.567,9 triliun itu. Pertama, ketahanan pangan dengan di antaranya pengadaan beras Bulog Rp164,4 triliun.
Kedua, ketahanan energi melalui subsidi Rp402,4 triliun. Ketiga, Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun. Airlangga menyebut saat ini program prioritas Presiden Prabowo itu sudah diterima oleh 44 juta masyarakat dan ditargetkan bertambah ke 80 juta sampai Mei–Juni 2026.
Keempat, pendidikan senilai Rp757,8 triliun yang meliputi sekolah unggulan, Sekolah Rakyat, serta perbaikan fasilitas pendidikan.
Kelima, kesehatan senilai Rp244 triliun. Keenam, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan UMKM senilai Rp181,8 triliun. Ketujuh, pertahanan senilai Rp424 triliun. Kedelapan, akselerasi investasi perdagangan global Rp57,7 triliun.
Di sisi lain, Menko Perekonomian sejak 2019 itu menyampaikan bahwa pemerintah turut fokus mengatasi masalah backlog perumahan. Untuk itu, di luar anggaran Rp2.567,9 triliun, Prabowo mengalokasikan anggaran untuk fasilitas pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% yang diperpanjang sampai 2027.
Selanjutnya, pemerintah turut mengalokasikan Rp130 triliun untuk KUR perumahan. “Kami mohon agar pengurus Kadin bisa terus mendorong berbagai program yang terkait dengan yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke 16 besar.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
SPMB 2026 di Kulonprogo menyisakan banyak sekolah kekurangan siswa. Regrouping SD dinilai mendesak, namun masih menghadapi penolakan masyarakat.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan hak banding Nadiem Anwar Makarim tetap berlaku meski hakim tidak menanyakan sikap atas putusan sidang.
Pemkot Jogja menyiapkan penerapan Malioboro full pedestrian secara bertahap melalui uji coba, evaluasi akses warga, dan pemasangan portal.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Langkat terkait dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim.