Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Kemiri. - Freepik
Harianjogja.com, BANDUNG—Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melaporkan lonjakan ekspor kemiri Indonesia hingga 350 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai 9,58 juta dolar AS dan menjadi sinyal kuat peningkatan daya saing komoditas tersebut.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Senin, LPEI menyatakan kenaikan lebih besar terjadi dari sisi volume, yakni sebesar 413 persen menjadi 9,95 ribu ton. Bangladesh dan Malaysia menjadi tujuan ekspor utama dengan pangsa sebesar 64 persen.
Sementara itu, secara global, Amerika Serikat dan China tercatat sebagai pasar terbesar dunia dengan nilai impor masing-masing 500 juta dolar AS dan 320 juta dolar AS.
Potensi pasar yang belum tergarap juga relatif besar, antara lain China dengan nilai 232 juta dolar AS, Amerika Serikat 82 juta dolar AS, Vietnam 28 juta dolar AS, Jerman 20 juta dolar AS, dan Belanda 10 juta dolar AS.
Untuk mendukung potensi tersebut, Indonesia Eximbank melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) memberikan dukungan strategis untuk meningkatkan daya saing kemiri asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Bantuan diberikan kepada Desa Devisa Kemiri di Lombok Tengah yang memiliki potensi besar menjadi komoditas ekspor.
Desa devisa ini berhasil mencapai kapasitas produksi hingga 120 ton per tahun, dengan 40 persen penjualan ditujukan untuk pasar ekspor.
LPEI memberikan program pembinaan yang mencakup 40 desa dan memberdayakan sekitar 350 petani, dengan 60 persen di antaranya adalah petani inti perempuan.
Adapun bantuan yang diberikan berupa satu unit mesin automatic vacuum packager untuk memperpanjang masa simpan dan menjaga higienitas produk serta dua unit mesin pendingin/dryer untuk mempercepat proses pengeringan dan pemecahan kemiri.
LPEI juga memberikan 2.000 bibit kemiri varietas unggul untuk mendukung peremajaan lahan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga kelestarian tanah.
"Kami percaya kontribusi ini akan menjadi bagian dari langkah besar untuk menumbuhkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan komoditas kemiri di Lombok Tengah," kata Anggota Dewan Direktur Indonesia Eximbank Yon Arsal.
Upaya pembinaan dan penguatan rantai pasok melalui program TJSL dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan lonjakan ekspor kemiri Indonesia di pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual