Advertisement
Bapanas dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan ke 328.770 Warga DIY
Beras SPHP. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 328.770 penerima manfaat di DIY.
Penyaluran dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul pada Rabu (17/12/2025), dan di Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman pada Kamis (18/12/2025).
Advertisement
Di wilayah DIY, Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada total 328.770 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Setiap keluarga penerima manfaat berhak mendapatkan bantuan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah ini merupakan akumulasi alokasi untuk dua bulan, yakni Oktober dan November 2025.
Berdasarkan data operasional, jumlah PBP di Kalurahan Trirenggo tercatat sebanyak 1.464 orang, sementara di Kalurahan Selomartani mencapai 1.089 orang. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan kenyamanan warga di lokasi.
BACA JUGA
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto. Dalam sambutannya, ia berharap agar Program Bantuan Pangan ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional secara kolektif.
"Apresiasi kepada Bapanas dan Perum Bulog atas terselenggaranya Penyaluran Bantuan Pangan yang berjalan dengan baik dan lancar," ujar Siti Hediati Soeharto.
Komitmen Bulog: Tepat Jumlah, Waktu, dan Kualitas
Pemimpin Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan instruksi pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan pokok tersebut.
"Perum Bulog berkomitmen melaksanakan penyaluran bantuan pangan ini secara tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas sesuai dengan penugasan dari Pemerintah Pusat," tutur Dedi.
Dedi menambahkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program ini. Warga berharap program bantuan serupa dapat terus berlanjut sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan harian di tengah fluktuasi harga pasar.
Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah setempat, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat untuk memastikan proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
Advertisement
Advertisement







