Advertisement
Segini Besaran Penerimaan Negara dari Pajak MBG
Contoh menu Makan Bergizi Gratis, lengkap dengan susu kotak. - dok - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada belanja negara, tetapi juga ikut menyumbang penerimaan pajak. Dari anggaran besar yang digelontorkan, sebagian langsung kembali ke kas negara melalui skema perpajakan.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut kontribusi pajak dari program tersebut mencapai sekitar 3 hingga 5 persen dari total anggaran yang direalisasikan.
Advertisement
“Untuk MBG, penerimaan pajaknya sekitar 3-5 persen dari total anggaran direalisasikan. Itu langsung masuk ke pajak,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Program MBG sendiri memiliki pagu anggaran sebesar Rp335 triliun dalam APBN 2026. Pajak tersebut dipotong langsung dari alokasi anggaran yang disalurkan dalam pelaksanaannya.
BACA JUGA
Meski kontribusi pajak cukup signifikan, Purbaya menilai dampak terbesar dari program ini justru terletak pada efek ekonomi yang ditimbulkan di daerah.
Ia menilai program MBG mampu menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
“Ketika aktivitas ekonomi hidup, pajaknya akan lebih banyak dari angka 3 persen itu. Dan di daerah-daerah itu menciptakan lapangan kerja serta stabilitas,” katanya.
Di tengah tekanan ekonomi global, program ini juga dinilai membantu menjaga daya tahan ekonomi masyarakat agar tetap stabil.
Namun demikian, pemerintah mengakui implementasi program tersebut masih perlu disempurnakan agar lebih efisien dan tepat sasaran.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, melaporkan realisasi anggaran MBG hingga 9 Maret 2026 telah mencapai Rp44 triliun atau sekitar 13,1 persen dari total pagu.
Program tersebut telah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima di berbagai daerah.
Dari jumlah itu, sekitar 49,9 juta merupakan siswa, sementara 10,5 juta lainnya berasal dari kelompok nonsiswa.
Pelaksanaan program didukung oleh 25.082 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar di berbagai wilayah.
Dengan capaian tersebut, pemerintah berharap program MBG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Harga Plastik Melonjak, UMKM Sleman Dipaksa Ubah Strategi Jualan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Avtur Mahal, Biaya Tambahan Tiket Pesawat Naik, Ini Dampaknya
- Program Bedah Rumah Diperluas Tahun Ini Jangkau Seluruh Daerah
- Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,85 Juta per Gram
- Tiket Pesawat Diprediksi Naik, Pemerintah Pasang Batas Kenaikan
- Sawit Indonesia Dialihkan ke Energi B50 Mulai Juli 2026
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Tembus Rp85 Ribu per Kg
- Pelaporan Pajak Tembus 10,8 Juta, Batas Waktu Diperpanjang
Advertisement
Advertisement





