Advertisement
Sekarang Raih Posisi 9, Tahun Depan Garuda Ingin Peringkat ke-7
Pesawat Garuda Indonesia mempersiapkan keberangkatan di apron Termial 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Selasa (13/2/2018). (Bisnis - Felix Jody Kinarwan)).
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Garuda Indonesia optimistis mampu meraih peringkat ketujuh dalam World's Best Airline Award versi Skytrax pada 2019 usai berhasil bertengger di peringkat sembilan pada tahun ini.
Direktur Layanan Garuda Indonesia Nicodemus P. Lampe mengatakan peningkatan peringkat dari 10 pada 2017 menjadi sembilan pada tahun ini menjadi bukti pelayanan maskapai secara berkelanjutan semakin baik. "Tahun ini kami target bisa memperbaiki peringkat. Kalau bisa naik dua peringkat menjadi peringkat ketujuh, selanjutnya masuk the best five," kata Nicodemus, Rabu (18/7/2018).
Advertisement
Dia menambahkan sejumlah upaya yang akan dilakukan adalah memperkuat pelatihan untuk frontlines. Selanjutnya menerapkan program remind dan monitoring yang kuat di lapangan, khususnya ground service. Kemudian, lanjutnya, untuk kru kabin tetap menjalankan service recurrent training yang berkelanjutan.
Adapun, kata dia, keramahtamahan Indonesia menjadi modal utama untuk bersaing dengan maskapai lain. Selain itu, selama ini layanan maskapai sudah diterima dan diakui oleh pelanggan.
BACA JUGA
Dalam ajang ini, prestasi tertinggi Garuda adalah memenangkan the World's Best Cabin Staf Award secara berturut-turut untuk kelima kalinya. Maskapai pelat merah tersebut menyisihkan dua nominees lainnya di kategori itu, yakni ANA All Nippon Airways dan Singapore Airlines.
Ajang tertinggi di industri penerbangan tersebut, Garuda juga dinobatkan menjadi satu dari 10 maskapai peraih peringkat bintang 5 (five star airline) berdasarkan rating yang dilakukan oleh Skytrax.
Sembilan maskapai lainnya adalah ANA All Nippon Airways, Asiana Airlines, Cathay Pacific Airways, Etihad Airways, EVA Air, Hainan Airlines, Lufthansa, Qatar Airways dan Singapore Airlines.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
BPBD Bantul Pertahankan Status Siaga di Tengah Cuaca Ekstrem
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Tiket Kereta Lebaran Daop 6 Jogja Tersedia 309 Ribu, Ini Daftarnya
- Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Tanpa Persetujuan Kongres
- Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
- OJK Tegaskan Influencer Keuangan Bisa Disanksi Jika Merugikan Publik
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026, UBS Rp3,099 Juta per Gram
- Harga Pangan Hari Ini Turun, Daging Sapi Rp137.867 per Kg
Advertisement
Advertisement







