Dorong Ekonomi Desa, Pegadaian Resmikan Balkondes Ngargogondo Borobudur

Dorong Ekonomi Desa, Pegadaian Resmikan Balkondes Ngargogondo BorobudurPeresmian Balai Perekonomian Desa (Balkondes) dan Homestay The Gade Village di Desa Ngargogondo, Borobudur, Magelang, Senin (3/9/2018). - Ist/Dok PT Pegadaian
06 September 2018 23:17 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, MAGELANG-Upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan desa wisata berstandar internasional di kawasan Candi Borobudur, PT Pegadaian (persero) meresmikan Balai Perekonomian Desa (Balkondes) dan Homestay The Gade Village di Desa Ngargogondo, Borobudur, Magelang, Senin (3/9/2018).

Direktur utama PT Pegadaian Sunarso mengatakan Balkondes dan homestay The Gade Village dapat membantu mengembangkan perekonomian masyarakat di Desa Ngargogondo dan sekitarnya. Di antaranya melalui pemberdayaan kegiatan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kami akan terus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat sekitar di mana kantor Pegadaian hadir untuk melayani. Program Balkondes dan The Gade Village ini diharapkan dapat mendorong makin berkembangnya ekonomi masyarakat melalui eksplorasi seni budaya dan sektor pariwisata,” ujar Sunarso dalam rilisnya, Kamis (6/9/2018).

Memeriahkan peresmian tersebut, digelar pesta rakyat dan pagelaran wayang kulit yang dilakukan dalam rangka merawat dan mengeksplorasi seni budaya. Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wisanggeni Kirdo ini digelar sebagai upaya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda kembali menggemari dan memahami wayang.

Sunarso menambahkan kepedulian dan pembinaan Pegadaian terhadap seni budaya wayang kulit ini merupakan suntikan semangat kepada masyarakat. Tujuannya agar dapat melahirkan dalang-dalang muda dan UMKM pengrajin wayang kulit sebagai cinderamata bagi wisatawan yang datang ke The Gade Vilage.

“Dipilihnya lakon ini, diharapkan dapat membagikan semangat Wisanggeni, ksatria putra Arjuna yang memiliki jiwa patriotisme dan pemberani ini kepada anak-anak muda, generasi milenial untuk menjadi pemuda pemberani, kreatif dan memiliki nasionalisme,” jelas Sunarso.