Gaji PPPK Terancam, Kemenkeu Salurkan Rp20,5 Triliun
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. / dok. Ditjen Pajak Kemenkeu Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan baja asal China yang beroperasi di kawasan Pulogadung, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperketat pengawasan kepatuhan perpajakan sekaligus menjaga persaingan usaha yang sehat di dalam negeri.
Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan aktivitas bisnis secara transparan, adil, dan sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh perusahaan yang beroperasi di Indonesia menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan. Tujuan kami bukan untuk menghambat usaha, tetapi memastikan terciptanya persaingan yang sehat dan adil,” ujarnya.
Sidak tersebut dilakukan setelah pemerintah menemukan indikasi awal adanya ketidaksesuaian antara skala usaha perusahaan dengan kewajiban perpajakan yang dilaporkan. Berdasarkan data yang dihimpun, nilai setoran pajak perusahaan diduga belum mencerminkan besarnya aktivitas bisnis yang dijalankan.
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah meminta pihak perusahaan menyerahkan berbagai dokumen dan data pendukung guna dilakukan verifikasi lebih lanjut. Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa proses ini masih berada pada tahap klarifikasi awal.
“Belum ada kesimpulan terkait adanya pelanggaran. Kami meminta dokumen agar proses berjalan transparan dan berbasis data,” jelasnya.
Dalam pertemuan di lokasi sidak, manajemen perusahaan menyatakan bahwa seluruh operasional telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia. Mereka juga menegaskan komitmen untuk bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Purbaya mengapresiasi sikap terbuka pihak perusahaan dan langsung menginstruksikan jajaran otoritas perpajakan untuk mempercepat pengumpulan serta analisis data. Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.
Ke depan, pemerintah berencana melakukan sidak serupa terhadap sejumlah perusahaan lain berdasarkan hasil pemantauan dan analisis data yang telah dikumpulkan. Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan level playing field atau persaingan usaha yang setara di berbagai sektor industri.
“Seluruh pelaku usaha harus menjalankan kewajibannya secara adil. Dengan begitu, industri nasional bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan,” tutup Purbaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.