Advertisement
BPS Gelar Sensus Pertanian
Advertisement
[caption id="attachment_387312" align="alignleft" width="120"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/13/bps-gelar-sensus-pertanian-387311/sensus-pertanian" rel="attachment wp-att-387312">http://images.harianjogja.com/2013/03/sensus-pertanian.jpg" alt="" width="120" height="120" /> ilustrasi[/caption]
Advertisement
JOGJA-Badan Pusat Statistik (BPS) bakal menggelar sensus pertanian, Mei mendatang. Kegiatan yang dilaksanakan kali kelima ini digunakan sebagai bahan perencanaan, implementasi kebijakan dan evaluasi program pembangunan pertanian.
Kepala Badan Pusat Statistik DIY Wien Kusdiatmono berharap sensus kali ini data pokok meliputi skala usaha dan input usaha pertanian, peternakan, dan kehutanan bisa dicapai. Adapun tema sensus kali ini adalah 'Menyediakan informasi untuk masa depan petani.
Menurut Wien, pelaksanaan sensus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan luasan dan keragaman cakupan data. Dijadwalkan Mei 2013, proses pencacahan lengkap usaha pertanian bisa dilanjutkan.
Sementara survei pendapatan rumah tangga pertanian, masih kata Wien, dilaksanakan November. Sedangkan Oktober 2014, digunakan untuk survei struktur ongkos komoditas pertanian strategis dalam setiap subsektor.
Adapun jumlah petugas sensus di DIY mencapai 4.700 orang. Dari jumlah itu, 624 di Kabupaten Kulonprogo, 1.429 di Kabupaten Bantul, 996 di Kabupaten Gunungkidul, 1.564 di Kabupaten Sleman dan 88 orang di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Bulog DIY Serap 24.111 Ton Gabah, Lampaui Target Februari
- Tiket Kereta Lebaran Daop 6 Jogja Tersedia 309 Ribu, Ini Daftarnya
- Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Tanpa Persetujuan Kongres
- Impor 105.000 Pikap India Diprotes Buruh, Ini Alasannya
- OJK Tegaskan Influencer Keuangan Bisa Disanksi Jika Merugikan Publik
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026, UBS Rp3,099 Juta per Gram
Advertisement
Advertisement




