MUBENG BRING HARJO : Pasar Beringharjo Bergerak Lagi

MUBENG BRING HARJO : Pasar Beringharjo Bergerak Lagi
24 Februari 2014 21:21 WIB Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA–Pasar Beringharjo beberapa pekan terakhir memang terlihat sepi dari pengunjung, khususnya wisatawan akibat hujan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud. Namun kali ini suasana nampak berbeda, Pasar Beringharjo mulai ramai didatangi pengunjung.

Salah satu pedagang batik, Suyuti mengaku baru Jumat (21/2/2014) lalu wisatawan nampak membanjiri Pasar Beringharjo. Sebelumnya wisatawan seakan masih enggan untuk datang dan berbelanja di pasar ini.

“Mungkin kemarin-kemarin masih pada takut datang ke Jogja karena masih dipenuhi sama abu,” jelas Suyuti di Pasar Beringharjo, Senin (24/2).

Suyuti menambahkan pasalnya wisatawan yang membanjiri Pasar Beringharjo ini mendatangkan berkah bagi para pedagang di Pasar Beringharjo. Sebab sebelumnya omzet para pedagang turun drasti bisa mencapai 75%.

Suyuti mengaku selama sepi pihaknya hanya menggantungkan penjualan dari para pelanggan. Itupun penjualan partai besar dengan keuntungan yang sedikit. Jika dengan wisatawan keuntungan bisa lebih maksimal lagi.

“Kalau sudah kulakan kami berikan harga yang miring. Kalau dengan wisatawan tinggal tawar-menawarnya saja. Kadang banyak juga wisatawan yang tidak menawar dan langsung membelinya lebih dari lima biji,” kata Suyuti.

Suyuti mengaku jika dijual pada pengunjung dia bisa untung sampai 25%. Namun jika pembelian lebih dari lima baju, biasanya dia turunkan keuntungannya.

Untuk barang yang masih banyak diminta di Pasar Beringharjo adalah daster batik dari pekalongan. “Daster masih banyak diminta wisatawan. Kalau baju batik atau sarimbit kurang diminati, mungkin hanya hari-hari besar saja baju batik dan sarimbit laris manis,” jelasnya.

Suyuti berharap wisatawan tetap ramai untuk datang ke Jogja dan singgah berbelanja di Pasar Beringharjo. “Harapannya pasar Beringharjo tetap jadi alternatif berbelanja para wisatawan saja,” tambahnya.