HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Harianjogja.com, JOGJA- Hasil survei Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY mengindikasikan kegiatan usaha di DIY pada triwulan II-2014 mengalami pertumbuhan yang signifikan. Diperkirakan situasi ini terjadi lantaran majunya bulan puasa pada 2014.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY, Arief Budi Santoso mengatakan pola pertumbuhan kegiatan usaha di DIY pada triwulan kedua ditahun-tahun sebelumnya terjadi perlambatan kegiatan usaha. Selama lima tahun terakhir, pertumbuhan baru terjadi pada triwulan ketiga. Sebab bulan puasa dan lebaran terjadi pada periode tersebut
"Kan pada triwulan kedua tahun ini, ada liburan sekolah. Itu berdampak pada meningkatnya kegiatan usaha. Ini berarti pada 2014 terjadi pergeseran pola pertumbuhan kegiatan usaha, dari triwulan ketiga ke triwulan kedua," ujar Arief kepada Harianjogja.com, Selasa (22/7/2014).
Kondisi tersebut, sambung Arief, tercermin dari angka Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 24,44% yang jauh meningkat dibandingkan periode survei triwulan I-2014 dengan SBT sebesar 1,34%. Angka SBT ini, katanya, merupakan yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir atau sejak pertama kali Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY melakukan Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU).
Hasil survei juga menunjukkan ekspansi usaha yang membaik dialami oleh hampir semua sektor utama seperti Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan. Disusul kemudian sektor Pengangkutan dan Komunikasi, serta sektor Perdagangan, serta Hotel dan Restoran. Dijelaskan Arief, faktor yang melatarbelakangi pergeseran kegiatan usaha tersebut adalah bergeser majunya bulan puasa sehingga berdampak pada semakin sempitnya musim liburan sekolah. Kondisi tersebut, mempengaruhi pola kunjungan wisatawan domestik yang puncaknya biasanya terjadi pada Mei dan Juni 2014.
"Kedepan, pelaku usaha di DIY tetap optimis, kegiatan dunia usaha pada triwulan III masih ekspansif. Hal ini tercermin dari nilai SBT sebesar 25,93%. Alasannya, pada triwulan ketiga ini masih ada lebaran," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.