IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi uang rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Meski nilai tukar rupiah sempat menguat terhadap dolar, namun pengamat menilai ini hanya berlangsung sementara.
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, pergerakan balik arah rupiah terhadap dolar AS tidak akan berlangsung lama. Menurut dia, rupiah akan kembali tertekan oleh dolar AS.
Perdagangan rupiah akhir-akhir ini memang menguat terhadap dolar AS. Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah menguat sejak perdagangan 6-10 September 2018.
Perdagangan 10 September 2018 rupiah berada di level Rp 14.835 per 1 dolar AS. Level itu meningkat dibandingkan 7 September 2018 di level Rp 14.884 per 1 dolar AS.
"Iya ini [penguatan rupiah terhadap dolar AS] hanya sementara," kata Bhima, Selasa (11/9/2018).
Menurut Bhima, penguatan rupiah akhir-akhir ini lebih karena faktor dari intervensi Bank Sentral Indonesia (BI) di pasar sekunder. Bank Indonesia, kata dia, dalam intervensi tersebut membeli surat utang negara lebih dari Rp11 triliun.
"Intervensi Bank Indonesia ini mampu meredam gejolak sehingga rupiah kembali menguat. Sepanjang Agustus BI sudah kuras 400 juta dolar AS dari cadangan devisa untuk stabilisasi rupiah," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.