FIFA Didesak Putus dengan Coca-Cola, Isu Kesehatan Menguat
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
Grha Unilever/Ist-Unilever
Harianjogja.com, JAKARTA-Tak disangka PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dinyatakan pailit oleh PN Niaga Jakarta Pusat.
Di saat bersamaan dengan pailitnya Sariwangi, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) anjlok. Unilever merupakan pemegang brand teh Sariwangi.
Pantauan Okezone, Kamis (18/10/2018), pada perdagangan sesi I, saham Unilever Indonesia turun 500 poin atau 1,11% ke level Rp44.500.
Saham berkode UNVR ini dibuka pada level Rp45.000, dengan level tertingginya Rp45.000 dan terendahnya Rp44.500. Saat ini kapitalisasi pasar UNVR mencapai Rp324,6 triliun.
Sebelumnya, Unilever Indonesia selaku pemegang brand Sariwangi menegaskan bahwa teh tersebut tetap ada.
"Unilever tetap memproduksi SariWangi, sehingga masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati teh SariWangi," demikian seperti dikutip dari akun Facebook Unilever.
Sariwangi merupakan merek lokal Indonesia yang diperkenalkan pada tahun 1973 dalam format teh celup – suatu cara modern untuk minum teh yang berbeda dengan teh tubruk. SariWangi hadir sebagai merek teh celup yang berkomitmen untuk menginspirasi keluarga Indonesia untuk terus menjaga kebersamaan dan kehangatan keluarga melalui komunikasi yang efektif.
Seperti yang diberitakan Okezone, Hasil putusan perdamaian atau homologasi dari PT Bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi Agricultural Estate Agency, dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung dibatalkan. Alhasil, kedua perusahaan tersebut dinyatakan pailit.
Menurut Kuasa hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners, awalnya terjadi penundaan kewajiban dalam membayar utang antara Sariwangi dan Indorub.
"Kemudian mereka membuat proposal perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada September 2015 lalu," ujarnya kepada Okezone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Koalisi global mendesak FIFA mengakhiri kerja sama dengan Coca-Cola sebelum 2030 karena dampak kesehatan dan lingkungan.
John Herdman memastikan Calvin Verdonk siap tampil saat Timnas Indonesia menghadapi Oman pada laga persahabatan FIFA di SUGBK.
Kemenhub segera menerbitkan tarif batas atas tiket pesawat domestik yang baru dengan skema lebih fleksibel mengikuti harga avtur dan kurs rupiah.
HIPMI Syariah DIY merilis riset Gen Z dan milenial untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah DIY yang lebih tepat sasaran.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
BGN menargetkan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis 2026. Dapur MBG yang tidak memenuhi SOP akan ditutup sementara.