Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Grha Unilever/Ist-Unilever
Harianjogja.com, JAKARTA-Tak disangka PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dinyatakan pailit oleh PN Niaga Jakarta Pusat.
Di saat bersamaan dengan pailitnya Sariwangi, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) anjlok. Unilever merupakan pemegang brand teh Sariwangi.
Pantauan Okezone, Kamis (18/10/2018), pada perdagangan sesi I, saham Unilever Indonesia turun 500 poin atau 1,11% ke level Rp44.500.
Saham berkode UNVR ini dibuka pada level Rp45.000, dengan level tertingginya Rp45.000 dan terendahnya Rp44.500. Saat ini kapitalisasi pasar UNVR mencapai Rp324,6 triliun.
Sebelumnya, Unilever Indonesia selaku pemegang brand Sariwangi menegaskan bahwa teh tersebut tetap ada.
"Unilever tetap memproduksi SariWangi, sehingga masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati teh SariWangi," demikian seperti dikutip dari akun Facebook Unilever.
Sariwangi merupakan merek lokal Indonesia yang diperkenalkan pada tahun 1973 dalam format teh celup – suatu cara modern untuk minum teh yang berbeda dengan teh tubruk. SariWangi hadir sebagai merek teh celup yang berkomitmen untuk menginspirasi keluarga Indonesia untuk terus menjaga kebersamaan dan kehangatan keluarga melalui komunikasi yang efektif.
Seperti yang diberitakan Okezone, Hasil putusan perdamaian atau homologasi dari PT Bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi Agricultural Estate Agency, dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung dibatalkan. Alhasil, kedua perusahaan tersebut dinyatakan pailit.
Menurut Kuasa hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners, awalnya terjadi penundaan kewajiban dalam membayar utang antara Sariwangi dan Indorub.
"Kemudian mereka membuat proposal perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada September 2015 lalu," ujarnya kepada Okezone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.