Advertisement
PR JCM: Belajar Berbagai Karakter Orang & Ilmu Komunikasi Langsung
Public Relations Officer di Jogja City Mall Mimi Jamilati - Harian Jogja/Holy Kartika N.S.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tak mengenyam pendidikan Ilmu Komunikasi, terutama bidang kehumasan, Mimi Jamilati tertantang untuk terjun berkarier sebagai Public Relations Officer di Jogja City Mall. Mimi, demikian perempuan asal Banyuwangi ini disapa merasa beruntung bisa bekerja di karir yang diimpikannya sejak lama.
"Saya tidak bisa mendapat kesempatan kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, padahal saya sejak dulu memang ingin bekerja sebagai PR dan itu terwujud selepas lulus kuliah," ujar Mimi kepada Harian Jogja, Senin (17/12).
Advertisement
Kendati pendidikan yang ditempuhnya jurusan Sastra Inggris, Mimi tetap mendalami dasar ilmu kehumasan melalui berbagai literatur. Bahkan, dia mengaku tak segan untuk mencari ilmu melalui diskusi dengan senior maupun rekan kerja yang berpengalaman.
Mimi menyebutkan pendidikan di jurusan Sastra Inggris UGM cukup membekalinya dalam pekerjaan tulis menulis. Terutama dalam menulis press release. Kendati demikian, bagi seorang public relations, kreativitas sangat diperlukan juga dalam bidang pekerjaan tersebut.
"Kebetulan juga dipercaya mengelola sosial media, jadi saya juga dituntut untuk bisa menulis caption atau konten-konten yang kreatif," jelas perempuan kelahiran 24 Februari 1995 ini.
Pelajaran pertama saat memulai sebagai public relations, diakui Mimi, berbagai tantangan yang dihadapi tidaklah mudah. Pembelajaran utama saat terjun pada bidang kehumasan, adalah mengenal karakter orang, sehingga bisa memahami cara komunikasi yang tepat saat menghadapi klien, konsumen maupun media.
"Hal pertama yang saya pelajari saat mulai bekerja yaitu memahami karakter orang. Karena saya juga tidak memiliki bekal ilmu komunikasi waktu kuliah, jadi saya belajar itu secara langsung saat bekerja," imbuh Mimi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunungkidul Mulai Dibangun
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
Advertisement
Advertisement



