Bale Nyoenya Sajikan Menu Tradisional dengan Suasana Modern

Bale Nyoenya Sajikan Menu Tradisional dengan Suasana ModernSuasana Bale Nyoenya dan Wedang Nyoenya, Jumat (29/3)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
30 Maret 2019 09:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Bale Nyoenya dengan sajian kuliner tradisional khas Jawa Sunda hadir di Jogja, tepatnya di Jalan Demangan Baru No.18. Makanan yang disajikan dengan wadah sederhana seperti rumah-rumah di perdesaan zaman dulu. 

“Konsep masakan Jawa Sunda. Jadi ada Bale Nyoenya yang buka mulai pukul 10.00 WIB–22.00 WIB dan Wedang Nyoenya, yang buka selama 24 jam yang mencukupi kebutuhan dari sarapan sampai makan malam. Ada bubur ayam, batagor, kwetiau dan masih banyak lainnya,” ucap pemilik Bale Nyoenya, Fani Suwito, saat pembukaan, Jumat (29/3).

Nyoenya wedang menawarkan tempat wedangan sebagai gantinya ngopi. Dapat disebut pula sebagai angkringan gaya baru, dengan fasilitas free wifi yang dapat dimanfaatkan sebagai coworking space.

Sementara untuk Bale Nyoenya ia mengatakan makanan yang diunggulkan yaitu menu berbagai olahan gurami. Harganyapun cukup terjangkau untuk menu di Nyoenya Wedang kisaran Rp7.000-Rp15.000, sementara untuk di Bale Nyoenya mulai Rp5.000-Rp70.000. “Harganya terjangkau, karena kami juga melihat pasar dari mahasiswa juga,” ucapnya.

Kapasitas Bale Nyoenya sendiri cukup besar mampu menampung 200 orang dalam waktu bersamaan. Beberapa ruang privat tersedia dapat digunakan untuk acara keluarga, meeting ataupun workshop. Ada pula ruang outdoor yang luas, dilengkapi panggung yang bisa untuk acara garden party.