Advertisement
Setelah 4 Tahun, Pemerintah bakal Naikkan HPP Gabah
Petani menjemur gabah di tempat pengeringan gabah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (7/2/2018). - ANTARA/Mohammad Ayudha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Harga pembelian pemerintah gabah kering panen yang belum berubah sejak 2015 bakal dinaikkan.
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Muzdalifah Machmud menjelaskan, pemerintah sedang mengkaji kenaikan HPP gabah dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.
Advertisement
Menurutnya, besaran HPP GKP yang ada saat ini tidak mungkin dipertahankan secara terus menerus, kendati telah terdapat fleksibilitas pembelian sebesar 10%.
“Kami mempertimbangkan juga kenaikan ongkos produksi di tingkat petani. Maka dari itu perlu ada kajian mendalam terkait dengan penetapan HPP GKP ini,” ujarnya.
BACA JUGA
Namun demikian, dia tidak menyebutkan kapan revisi HPP GKP tersebut dieksekusi. Pasalnya, pemerintah mempertimbangkan banyak hal untuk memutuskan berapa besaran HPP ideal yang tidak merugikan petani maupun konsumen.
Ketua Umum Perhimpunan Penggilingan Padi Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengatakan, HPP GKP yang tidak berubah sejak 2015 merupakan kebijakan yang tidak ideal.
Selain memperberat upaya Perum Bulog (Persero) dalam melakukan penyerapan beras, kebijakan itu juga membuat para penggiling kecil gulung tikar.
“Ketika HPP direvisi naik, saran saya pemerintah tunjuk Bulog untuk kerja sama dengan penggilingan kecil membentuk sistem penyerapan gabah atau beras yang berkesinambungan, supaya bisa memangkas rantai distribusi dan harga yang diterima penggilingan kecil dari pembelian oleh Bulog berada pada batas wajar,” jelas Sutarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Ketua OJK Mahendra Siregar Resmi Mundur Bersama Dua Pejabat
- Buffet Buka Puasa Ramadan, Satoria Hotel Hadirkan Magical Ramadan 2.0
- Setelah Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK Ikut Mengundurkan Diri
- KAI Daop 6 Jogja Catat Lonjakan Angkutan Barang 23 Persen
- Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun Rp89.000 per Gram
- Harga Emas Antam Hari Ini Turun Drastis Rp260 Ribu, Cek Daftar Harga
- Harga Emas Dunia Turun Awur-awuran, Koreksi Tertinggi dalam 4 Dekade
Advertisement
Advertisement




