Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Ilustrasi SIM Card/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah operator seluler mulai mengkaji pemanfaatan kartu sim elektronik atau e-sim dengan alasan efisiensi dan perluas kanal pendistribusian kartu.
Wakil Direktur PT Hutchison 3 Indonesia, Danny Buldansyah mengatakan perseroan berencana menggunakan sim elektronik tahun depan, Tri Indonesia masih menunggu regulasi sim elektronik keluar.
Meski demikian, dia berpendapat jika masih menggunakan data mobile subscriber integrated services digital network number (MSISDN) atau nomor gawai, seharusnya tidak perlu diregulasi.
“Karena yang kartu sim itukan yang diatur [diregulasi] numberingnya, contohnya saat CDMA ada yang menggunakan kartu sim dan ada yang tidak memakai,” kata Danny kepada Bisnis.com, beberapa waktu lalu.
Danny menilai bahwa sim elektronik dapat membuat biaya pengadaan sim menjadi lebih efisien, hanya saja dia tidak menyebutkan efisiensi yang ditawarkan dari sim.
Dia menambahkan selain efisien, jalur distribusi yang lebih beragam juga menjadi kelebihan sim elektronik, sehingga dapat mendongkrak lebih banyak jumlah pelanggan.
“Yang paling penting dengan sim elektronik dapat memperluas jalur distribusi, sehingga ke pelanggan lebih cepat,” kata Danny.
Senada, President Direktur & CEO PT XL Axiata TBk., Dian Siswarini mengatakan kehadiran sim elektronik bermanfaat untuk memangkas biaya pengadaan sim fisik dan distribusi sim ke outlet, sebab ketika sim elektronik hadir, pelanggan cukup memindai kode QR untuk menikmati layanan.
Saat ini XL Axiata masih menunggu ekosistem sim elektronik berkembang, mengingat perangkat yang dapat mengimplementasikan sim elektronik masih sangat terbatas. Di samping itu, XL juga terus berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengenai kejelasan dari teknologi ini.
“Sekarang kan kita harus mendistribusikan kartu ke seluruh Indonesia. Ke seluruh Indonesia kan banyak kota. Distribusi logistiknya mahal,” kata Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.