Advertisement
Sadar akan Privasi, Facebook Dukung Pemerintah Susun RUU Perlindungan Data Pribadi
lustrasi Facebook. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang tengah disusun pemerintah Republik Indonesia mendapat dukungan dari Facebook Indonesia.
“Kami hormati. Saat ini, pemerintah terus memikirkan tentang regulasi tersebut dan kami hormati proses yang sedang berlangsung,” ujar Manajer Kampanye Kebijakan Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno, usai pembukaan Facebook Cafe di Jakarta, Jumat (13/9/2019).
Advertisement
Sambil menunggu penyelesaian regulasi tersebut, Noudhy mengatakan Facebook Indonesia terus melakukan sejumlah kegiatan untuk mengkampanyekan arti penting perlindungan privasi di media jejaring sosial.
Salah satu upaya Facebook Indonesia untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap privasi adalah menghadirkan Facebook Cafe selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (15/9/2019), di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
BACA JUGA
“Ketika menunggu proses tersebut berlangsung, kami juga melakukan kampanye seperti ini supaya topik mengenai privasi dan keamanan itu bisa langsung ditindaklanjuti sambil kita menghormati proses yang tengah berlangsung,” kata Noudhy.
Di Facebook Cafe, pengunjung akan diajak untuk mengikuti tes privasi, yang akan membantu mereka untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang fitur dan kendali privasi di Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan telah menandatangani dan berharap RUU Perlindungan Data Pribadi segera dibahas di DPR RI.
“Saya sudah tanda tangani rancangan pemerintah itu. Beberapa menteri lagi tanda tangan dikoordinasi oleh Setneg, nanti dikirim ke DPR," ujar Rudiantara, di Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Harga Minyak Melonjak, Defisit APBN 2026 Bisa Makin Lebar
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- Lonjakan Penumpang Kereta di Jogja Capai 30 Persen Saat Lebaran 2026
- Harga Emas Antam Turun Rp24.000, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
- Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Jogja Dipercantik Ornamen Ramadan
- Dampak Perang Iran-AS, Pemerintah Siapkan Mitigasi Krisis Ekonomi
Advertisement
Advertisement








