Nadiem Maju Jadi Menteri, Driver Harap Iklim Ojol Membaik

Nadiem Maju Jadi Menteri, Driver Harap Iklim Ojol MembaikPendiri Gojek, Nadiem Makarim - Ist via Marketeers.com
22 Oktober 2019 23:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJADriver online di DIY tidak mempermasalahkan jika pendiri Gojek Nadiem Makarim menjadi menteri. Meski, sejumlah driver di daerah lain menolak dan mengancam akan demo.

Sekretaris Jenderal Paguyuban Gojek Driver Jogja (Pagodja) Widi Asmara mengatakan secara individu dan beberapa rekannya tidak mempermasalahkan jika Nadiem menjadi Menteri.“Dia punya hak dan kewajiban. Apalagi negara yang memanggil kepentingan lebih besar. Saya dan beberapa teman tidak masalah,” kata Widi, Selasa (22/10).

Menurutnya, justru bagus jika Nadiem dapat mengisi menteri yang berkaitan dan ekonomi kreatif, karena punya background yang baik mengembangkan startup. Driver Gojek itu berharap nantinya iklim persaingan ojek online lebih baik. Termasuk secara regulasi aturan-aturan tarif lebih baik. Selain itu juga diharapkan, pada pengambilan kebijakan driver dilibatkan bersama stakeholder lain.

Dilansir dari Jaringan Informasi Bisinis Indonesia (JIBI), Gojek menunjuk Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo dan Co-Founder Gojek Kevin Aluwi untuk mengemban tugas sebagai Co-CEO lantaran Nadiem Makarim resmi mengundurkan diri setelah dikabarkan ditunjuk sebagai salah satu menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.Chief Corporate Affairs Nila Marita melalui keterangan resmi mengatakan keduanya akan berbagi tanggung jawab sebagai Co-CEO dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya.“Kami telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan mengumumkan lebih jauh mengenai arti pengumuman ini bagi perusahaan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Nila.

Pihak Gojek, lanjut Nila, menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak akan memberikan komentar lebih jauh sebelum ada pemberitahuan resmi dari pihak Istana.