Menhub Usul Erick Thohir Buka Peluang Swasta Jual Avtur

Menhub Usul Erick Thohir Buka Peluang Swasta Jual AvturTruk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada salah satu pesawat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/3). - Antara/Aditya Pradana Putra
26 November 2019 09:47 WIB Rio Sandy Pradana Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Guna memberikan alternatif harga jual kepada maskapai penerbangan nasional dan asing, Kementerian Perhubungan mengusulkan Kementerian BUMN untuk membuka peluang pemasok avtur baru ke Tanah Air.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai harga avtur yang dipasok oleh PT Pertamina sebagai pemain tunggal membebani maskapai penerbangan nasional. Terlebih, harga di beberapa bandara wilayah timur Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan di wilayah barat.

"Kami akan memberikan kesempatan kepada operator avtur lainnya di beberapa titik. Jadi saya minta Menteri BUMN memberikan toleransi dan kita putuskan untuk memberikan suplai," katanya, Senin (25/11/2019). 

Dia menambahkan harga avtur di Jakarta lebih tinggi 25% dibandingkan dengan harga di Singapura, sementara harga di daerah lebih tinggi 15%  dibandingkan dengan Jakarta. 

Budi Karya menyebut industri penerbangan sangat bergantung dengan harga avtur. Adapun, komponen biaya avtur mendominasi hingga sekitar 40%  dari total biaya operasional maskapai.

Harga avtur yang dijual oleh PT Pertamina, lanjutnya, berisiko membebani operasional maskapai yang menerbangi rute perintis. Terlebih, tingkat keterisian kursi (seat load factor/SLF) pada rute tersebut juga masih rendah, sehingga maskapai tidak memiliki pendapatan untuk mengkompensasi harga avtur.

Menhub juga mengusulkan Kementerian BUMN melakukan kajian penyeimbangan kembali (rebalancing) harga avtur pada beberapa daerah. Terlebih, menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga tiket pesawat rawan mengalami lonjakan. 

Sumber : Bisnis.com