Advertisement
Bulog Luncurkan Supermall Bahan Pangan Online Terbesar di lndonesia
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019). Dalam kesempatan ini, Presiden meninjau stok beras yang dimiliki oleh Bulog. - Bisnis/Yodie Hardiyan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) terus berupaya meningkatkan pelayanan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Kekinian, Bulog meluncurkan supermall pangan pertamanya dengan nama PangananDotCom.
Peluncuran tersebut dilakukan di Komplek Pergudangan Bulog Kelapa Gading oleh Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada Selasa (26/11/2019).
Advertisement
Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Executive Chairman DNR Corporation Rudy Tanoesoedibjo, yang juga merupakan President Director PT Istoreisend Elogistic Indonesia; Marketing Director PT Shopee Internasional Indonesia Handhika Jahja; dan Presiden Director PT JNE Indonesia Mohamed Feriadi, mewakili mitra-mitra yang berkolaborasi dengan Bulog dalam membentuk platform dagang-el PangananDotCom.
Kolaborasi ini dibangun atas dasar pengamatan pada platform dagang-el, dengan mempertimbangkan tantangan bisnis pangan yang dihadapi Indonesia, yaitu bahan pokok makanan kurang efisien karena infrastruktur yang kurang baik; kondisi tata letak geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau yang membentang, sehingga menimbulkan harga ongkos kirim mahal dan waktu pengiriman yang lama; serta variasi yang kurang lengkap.
BACA JUGA
“PangananDotcom diharapkan menjadi king market atau supermall bahan pangan online yang terbesar di seluruh lndonesia, sehingga masyarakat mendapatkan bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari dengan mudah dengan biaya pengiriman yang murah," ujar Budi Waseso, Selasa (26/11/2019).
Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, PangananDotCom diciptakan sebagai salah satu upaya Bulog untuk dapat menyukseskan program bantuan pangan pemerintah melalui pemanfaatan teknologi digital. Dia berharap penerima bantuan dapat memeroleh bahan pangan dengan mudah dan harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia.
Pada peresmian ini, Bulog juga memperkenalkan 50 merek beras baru dengan berbagai macam kualitas seperti premium dan medium maupun beras khusus seperti beras merah, beras hitam, beras lokal daerah, dan beras organik.
Selain itu, Bulog memperkenalkan beras fortifikasi yang dilengkapi dengan 8 kandungan nutrisi dan merupakan salah satu upaya Bulog untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat dan mengentaskan stunting.
"Berbagai jenis brand yang diluncurkan tersebut menunjukkan komitmen Bulog untuk memberikan beras yang berkualitas dan memberikan pilihan yang sesuai dengan preferensi konsumen di Indonesia," ujar Buwas.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perum Bulog dengan BRI tentang Paket Nature Karyawan BRI seluruh Indonesia dan juga antara Perum Bulog dengan BNI tentang Pengadaan Komoditas Untuk Program Healthy Lifestyle for Hi-Movers yaitu penyediaan paet pangan untuk 25.010 pegawai BNI di seluruh Indonesia yang mana khusus untuk wilayah Jabodetabek program ini melibatkan PangananDotCom.
Buwas juga berharap PangananDotCom dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam pemenuhan pangan pokok berkualitas, sehingga terwujud ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement







