Angkasa Pura Hotels Siap Beroperasi Maret, Apa Saja Fasilitasnya?

Angkasa Pura Hotels Siap Beroperasi Maret, Apa Saja Fasilitasnya?Pegawai sedang bersiap membuka stan Galeri UMKM Pemda DIY di Bandara YIA pada Senin (29/4/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
31 Januari 2020 22:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Angkasa Pura Hotels menargetkan dapat beroperasi di Yogyakarta International Airport (YIA) saat Bandara Kulonprogo ini melayani secara penuh pada Minggu (29/3).

Sales Manager Angkasa Pura Hotels, Dedi Norwahyuliadi mengatakan terus berkoordinasi dengan pihak konstruksi dan melihat kesiapan bandara juga. Ia mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah termasuk pelaku wisata seperti Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) DIY, Perhimpulan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, termasuk media. “Target kami pada 29 Maret juga sesuai operasional bandara. Pada tahap awal akan ada 22 kamar dahulu, total sendiri ada 55 seluruhnya deluxe room,” kata Dedi, Kamis (30/1).

Hotel yang akan berstandar hotel bintang tiga tersebut berlokasi di sekitar YIA sehingga diharapkan dapat mendukung kru maskapai tetapi tetap terbuka juga bagi wisatawan umum. “Tamu yang dapat penerbangan pagi dari Jogja jauh mungkin, bisa memanfaatkan transit juga,” katanya.

Ketua Perhimpulan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono menyambut baik pembangunan hotel di Kulonprogo. Hadirnya hotel tersebut akan memudahkan mobilitas wisatawan dan kru pesawat.

Lebih lanjut Deddy mengatakan ada dua hotel bintang yang akan dibangun di Kulonprogo. Namun proses pembangunan masih melihat perkembangan YIA ke depan. Dia berharap pertumbuhan hotel, utamanya berbintang akan bertambah. “Harapan kami kepada pemerintah adalah kemudahan pemberian izin investasi hotel, restoran di Kulonprogo,” ucap Deddy.

Pihak Asita juga mendukung adanya operasional hotel tersebut. Humas Asita DIY, Fachri Herkusuma mengatakan jarak Jogja dan YIA cukup jauh sehingga perlu ditopang dengan akomodasi yang memadai. “Operasional bandara juga kabarnya 24 jam, sehingga dibutuhkan hotel untuk transit. Setidaknya untuk satu malam, untuk mengejar flight malam atau pagi,” katanya.