Advertisement
Selama Pandemi Corona, Permintaan BBM dan LPG Turun
Ilustrasi. - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pertamina mencatat permintaan masyarakat akan bahan bakar minyak dan LPG di DIY mengalami penurunan di tengah pandemi Covid-19.
Senior Supervisor Communication & Relations MOR IV PT Pertamina (Persero) Arya Yusa Dwicandra menyebutkan penyaluran BBM dan LPG di DIY hingga 31 Maret 2020 cenderung turun. Ia menjelaskan konsumsi BBM jenis gasoline yang terdiri dari Premium, Pertalite dan Pertamax secara keseluruhan jika dibandingkan dengan Februari 2020 permintaan turun sebesar 15% atau dari 1.780 kiloliter (Kl) per hari menjadi 1.540 Kl per hari. "Sama halnya dengan BBM jenis gasoil yakni Solar dan Dex Series juga turun sebanyak 13 persen dari 380 KL menjadi 335 KL per hari," kata dia, Selasa (7/4).
Advertisement
Sementara, untuk LPG ada penurunan tetapi masih dalam batas normal, karena penurunannya tidak signifikan. Rata-rata konsumsi LPG di DIY untuk Februari di angka 447 MT (metric ton), sedangkan Maret di angka 445 MT. "Sehingga dikatakan untuk LPG relatif stabil," ungkap dia.
Sementara itu, ia mengaku untuk stok BBM dan LPG di wilayah MOR IV masih aman. Adapun rata-rata coverage day (ketahanan) untuk BBM selama sembilan hingga 12 hari dan LPG empat hingga enam hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak panik.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Wisata Kaliurang Lesu di Awal Ramadan, Lebaran Diprediksi Ramai
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Inflasi DIY Februari 2026 Capai 4,91 Persen, Emas dan Cabai Pemicunya
- Update Harga Emas UBS-Galeri24 Hari Ini, Tembus Rp3,19 Juta per Gram
- Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp13.000 per Gram
- Konflik Timur Tengah, Jamaah Umrah Jogja Tertahan di Madinah
- Pemerintah Siapkan Skenario Jaga Ketahanan Energi di Tengah Konflik
- Harga Cabai Rawit Tembus Rp100.000 di Jogja
- Angka Impor BBM Indonesia 5 Tahun, Terbesar dari Singapura
Advertisement
Advertisement







