Gubernur Ganjar Ajak Warga Jateng yang Kesulitan Bayar Kredit Bank Ajukan Keringanan

Gubernur Ganjar Ajak Warga Jateng yang Kesulitan Bayar Kredit Bank Ajukan KeringananGubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima bantuan VTM sebanyak 1000 pcs untuk Jawa Tengah dari Lembaga Eijkman di Puri Gedeh pada Kamis (26/3/2020). - Bisnis - Alif Nazzala Rizqi
08 April 2020 15:47 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan sebanyak 47.663 nasabah di Jawa Tengah (Jateng) terkena dampak dari pandemi virus corona.

Mereka mengalami kesulitan membayarkan angsuran bank karena perekonomian mereka terganggu selama pandemi corona berlangsung.

Menurut Ganjar, angka tersebut merupakan laporan yang ia terima per 3 April 2020 lalu. Total kredit dari puluhan ribu nasabah itu mencapai Rp 11,03 triliun.

"Banyak warga kesulitan dalam membayar angsuran kredit di bank dan di lembaga pembiayaan," kata Ganjar Pranowo melalui akun Twitter @ganjarpranowo, Rabu (8/4/2020).

Ganjar Pranowo mengajak kepada seluruh warganya yang mengalami kesulitan membayar angsuran kredit selama pandemi corona untuk mengajukan restrukturisasi kredit atau keringanan pembayaran.

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan kebijakan restrukturisasi kredit. Hingga Selasa, sudah ada 10.049 debitur yang mengajukan restrukturisasi dengan total kredit Rp 3,7 triliun.

"Bagi bapak ibu yang belum mengajukan silakan segera mengajukan," ungkapnya.

Dengan dikeluarkannya kebijakan dari OJK tersebut, seluruh bank khususnya milik pemerintah dan yang lainnya telah sepakat membantu masyarakat meringankan pembayaran. Mereka juga sepakat untuk mempermudah pengajuan restrukturisasi.

Ganjar meminta kepada warganya untuk segera melaporkan kepadanya bila ditemui ada bank tertentu yang mempersulit pengurusan keringanan kredit.

"Jika bapak ibu nanti dipersulit waktu mengurus keringanan kredit laporkan langsung ke saya atau kontak langsung ke OJK," ungkapnya.

Sumber : Suara.com