KEPALA BPJAMSOSTEK JOGJA: Memberi Manfaat dan Jangan Mengeluh

KEPALA BPJAMSOSTEK JOGJA: Memberi Manfaat dan Jangan MengeluhKepala BPJamsostek Cabang Jogja Ainul Khalid ketika ditemui di kantornya, Jogja, Senin (13/4)./Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah\\n\\n\\n
13 April 2020 22:27 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ainul Khalid sudah tiga tahun empat bulan menjabat sebagai Kepala BPJamsostek Cabang Jogja. Rumus hidupnya ia harus bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan jangan pernah mengeluh.

Ainul sudah bergabung dengan BPJamsostek selama 35 tahun tujuh bulan. Ia mulai bekerja di BPJamsostek setelah lulus sekolah menengah atas (SMA) pada Agustus 1984. Berawal dari staf, ia meniti karier hingga saat ini menjadi Kepala Cabang.

"Dulu di cabang yang kecil, staf itu menyeluruh. Kalau keuangan butuh ya ke keuangan atau ke operasional atau pelayanan. Tahun ke-19 saya naik jabatan ke kepala bidang dan akhirnya jadi Kepala Cabang," kata dia kepada Harian Jogja ketika ditemui di kantornya, Jogja, Senin (13/4).

Ainul mengungkapkan ia ditugaskan pertama kali di Jember pada 1984 hingga Juli 2006. Kemudian ia pindah ke Pasuruan. Ia bertugas di sana selama 19 bulan. Kemudian ia pindah lagi ke Karimunjawa selama tiga tahun, NTT 20 bulan m, dan kembali ke Tanjung Perak selama dua tahun dua bulan.

"Lalu saya dipindah ke Jogja. Di sini saya sudah bertugas selama tiga tahun empat bulan. Saya bersyukur diberikan kesempatan bekerja setelah lulus," kata dia.

Bergabung dengan BPJamsostek sejak 1984 membuat Ainul melihat banyak perubahan. Contoh nyatanya adalah dari semua serba manual, kini menjadi digital dan daring. Ia mengaku bersyukur diberi kemampuan untuk mengikuti perubahan yang ada. "Intinya mau belajar. Kalau mau belajar, enggak sulit mengikuti perubahan," jelas dia.

Dalam menjalani kehidupan termasuk pekerjaan, ia juga memegang teguh prinsip harus bisa membawa manfaat bagi orang lain. Menurunya orang yang baik adalah orang yang berguna, orang yang bermanfaat bagi orang lain. Prinsip itu ia praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. "Misal jangan mempersulit orang lain. Semaksimal mungkin menghindari menyakiti orang lain," kata dia.  

Budaya Kerja

Ainul menyebutkan di dalam BPJamsostek pun ada nilai budaya yang dipegang teguh yakni iman dan Ethika. Iman mencakup kejujuran, berbakti, dan memberikan manfaat pada sesama. Sementara Ethika merupakan singkatan dari ekselen, teladan, harmoni, integritas, kepedulian, antusias.

"Selain itu, rumus lainnya itu enggak boleh mengeluh. Saya teringat kata-kata saudara. Dia bilang nek pingin sukses sanajano nek mangan pohung ojo mengeluh [kalau ingin sukses, meskipun makan singkong jangan mengeluh]," ungkap pria yang memiliki sarung kesayangan hadiah dari orang tua tersebut.

Upaya memberi kemanfaatan bagi orang lain juga diwujudkan dalam pandemi Covid-19. Misalnya saja memberikan bantuan bahan pangan bagi masyarakat hingga bantuan alat pelindung diri (APD) untuk rumah sakit yang membutuhkan.

BPJamsostek juga memfokuskan layanan klaim jaminan menjadi layanan daring dan tanpa kontak fisik. Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) BPJamsostek merupakan salah satu upaya dalam mendukung pemerintah meminimalkan dan menghentikan penularan Covid-19.

Dalam melayani klaim jaminan hari tua (JHT), peserta dapat mengakses registrasi antrean daring melalui aplikasi BPJSTKU atau langsung melalui situs resmi antrian online di antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Setelah mendaftar, paling lambat H-1 peserta mengunggah dokumen-dokumen yang menjadi syarat klaim melalui alamat email yang diberikan saat registrasi. Selanjutnya petugas akan memverifikasi berkas.  

Jika dokumen lengkap dan telah diverifikasi petugas, peserta tinggal menunggu status pengajuan klaim yang akan diinformasikan melalui sarana komunikasi seperti email, Whatsapp/sms atau telepon. Jika yang bersangkutan tidak berhasil mengunggah dokumen, peserta akan diinformasikan untuk datang langsung ke Kantor Cabang BPJamsostek yang dipilih saat registrasi dan memasukkan dokumen ke dalam dropbox yang tersedia untuk diproses lebih lanjut. "Adapun pada saat verifikasi dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut, petugas akan menghubungi peserta melalui telepon/email/videocall," jelas dia.

Selain layanan klaim JHT, pengajuan klaim jaminan lainnya juga diberlakukan metode Lapak Asik. Formulir yang diisi peserta atau perusahaan dapat diletakkan ke dalam dropbox setelah kelengkapan dokumen telah dipenuhi.