Disperindag Dorong Pedagang Pasar Berjualan Daring

Disperindag Dorong Pedagang Pasar Berjualan DaringPembeli memilih jeruk di Pasar Beringharjo, Jogja, yang dipasangi pembatas agar konsumen tetap jaga jarak, Rabu (22/4)./Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah\\n\\n
24 April 2020 07:57 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Guna meredam penyebaran Covid-19, pedagang pasar didorong untuk ikut aktif berjualan secara daring sederhana yakni melalui sarana berkirim pesan. Selain itu, pemasaran daring ini juga memudahkan konsumen yang ingin berbelanja tetapi takut keluar rumah. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jogja Yunianto Dwisutono mengatakan sudah banyak pedagang yang ikut dalam platform berjualan daring sederhana. Ada beberapa pasar yang sudah bisa diakses melalui hyperlink yang disediakan Disperindag Kota Jogja.  "Nanti konsumen akan terhubung ke Google Drive kami dan bisa melihat bahan pangan dan harganya. Sudah tersedia nomor WhatsApp pedagang yang diinginkan," kata dia, Rabu (23/4).

Ia menyebutkan ada enam pasar yang siap berjualan online di Jogja yakni Beringharjo, Demangan, Kota Gede, Kranggan, Legi Patangpuluhan dan Sentul. Untuk pembayaran bisa dilakukan dengan cash on delivery.  "Selain itu, kami sudah bermitra dengan Gojek untuk mengakomodasi berbelanja online melalui Goshop," kata dia.

Upaya ini dilakukan agar dagangan tetap terserap pasar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi tetapi tetap bisa mengurangi aktivitas di luar untuk mencegah Covid-19. Selain itu, upaya ini juga untuk mendukung digitalisasi. "Setelah Covid-19 selesai, kami harap jual beli online ini tetap bisa berjalan," jelas dia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Hilman Tisnawan mengatakan pemasaran secara daring tidak hanya dilakukan melalui e-commerce yang sudah ada. Namun, penjual dan pembeli juga bisa menjual membeli dengan conversational commerce yakni perilaku dinamis konsumen yang melibatkan percakapan dengan penjual pada proses pembelian.

Artinya, secara harfiah, conversational commerce berarti pembeli berdialog mengenai produk sebelum membeli "Conversational commerce ini bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Di tengah kondisi sulit ini, harus bisa memanfaatkan kesempatan yang ada," kata dia.