Cegah Risiko Gagal Ginjal Anak dengan 7 Kebiasaan Ini
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Kondisi lengang di dalam gerbong KA Prameks tujuan Solo - Jogja, Sabtu (21/3/2020). /Solopos-Farida Trisnaningtyas
Harianjogja.com, SOLO - Operasional KA Prameks rute akan disetop. Kereta api rel listrik alias KRL segera beroperasi menggantikan KA yang melayani rute Solo-Jogja itu. KRL ini ditarget mulai beroperasi pada Oktober 2020 untuk rute Jogja-Klaten.
Sementara KRL rute Solo-Jogja diharapkan beroperasi pada akhir 2020. KRL seperti yang beroperasi di Jabodetabek ini merupakan pengganti KA Prameks yang selama ini menjadi primadona.
Penggantian moda transportasi ini dilakukan karena beberapa faktor, salah satunya efisiensi. KRL dianggap jauh lebih efisien dalam penggunaan energi sehingga bisa mengurangi emisi karbon.
KRL ini memiliki sejumlah keistimewaan dibandingkan KA biasa. Dari segi daya tampung, KRL digadang-gadang bisa mengangkut lebih banyak penumpang.
KRL juga diklaim lebih hemat lantaran menggunakan listrik sebagai energi utama. Di samping itu, KRL dianggap lebih ramah lingkungan. Hal ini berbeda dengan KA Prameks yang merupakan Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE).
Hal tersebut disampaikan Dirjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Zulfikri, kepada wartawan di Stasiun Solo Balapan, Jumat (26/6/2020).
Dia mengatakan saat ini PT KAI sedang merampungkan elektrifikasi jaringan listrik aliran atas (LAA) rute Solo-Jogja. Proyek ini sudah mulai dibangun sejak tahun lalu, dengan fokus pada pendirian tiang pancang.
“Tiang pancang sudah terpasang, begitu pula dengan jaringan LAA. KRL segera beroperasi bertahap dimulai dulu Jogja-Klaten awal Oktober lalu akhir tahun target Jogja-Solo,” ujarnya.
Penumpang
Zulfikri menjelaskan KRL ini mendesak segera dijalankan mengingat kapasitas KA lokal Prameks tidak mampu lagi menampung animo penumpang relasi Jogja-Solo pergi pulang (PP) setiap harinya. Nantinya KRL bakal menggantikan peran KA Prameks yang melayani rute Jogja-Solo PP.
Sebagai permulaan, pihaknya telah memesan 10 train set produksi PT Inka. Sementara satu train set biasanya terdiri dari 10 rangkaian gerbong. Namun demikian, pengoperasian train set tersebut bisa jadi bertahap tergantung dengan sistemnya apakah sama dengan KRL di Jabodetabek.
“Ini menggantikan KA Prameks. Sementara KA Prameks nanti bisa dipakai untuk lainnya menilik kebutuhan PT KAI juga masih banyak. Soal tarif sementara sama karena sifatnya pengganti KA lokal,” paparnya.
Progres dan kesiapan KRL Solo-Jogja ini ditinjau langsung Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, baik di Stasiun Klaten maupun Stasiun Solo Balapan. Menurutnya, Yogyakarta dan Solo merupakan salah satu daerah yang secara transportasi sangat lengkap.
“ Yogyakarta dan Solo punya antar-moda terbaik dan bisa dijadikan contoh kota lain,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.
Ledakan kembali terjadi pada kapal tanker minyak di Selat Hormuz. Insiden kedua dalam sehari ini dilaporkan media Iran.
Pesawat pengintai AS Artamies II berputar sekitar delapan jam di Laut Hitam sebelum kembali dan mendarat di Rumania.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.