Konsumsi Gasoline DIY Selama Juni Naik 17%

Konsumsi Gasoline DIY Selama Juni Naik 17%Foto ilustrasi: Pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 34.401.16 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). - Bisnis/Rachman
02 Juli 2020 22:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline di wilayah DIY naik sekitar 17% pada Juni dibandingkan dengan rerata konsumsi harian pada Maret-Mei 2020.

Pjs. General Manager Pertamina MOR IV wilayah Jawa Tengah dan DIY, Rahman Pramono Wibowo, mengatakan konsumsi BBM jenis gasoline yaitu Pertamax Series, Pertalite dan Premium khususnya di wilayah DIY saat ini sebanyak 1.250 kiloliter (KL) per hari. Sementara pada Mei 2020 angka konsumsi berkisar 1.070 KL per hari.

Seperti halnya produk gasoline, produk BBM jenis gas oil yaitu Biosolar dan Dex Series juga meningkat sebesar 15% dari 249 KL di Mei 2020 menjadi 285 KL di Juni 2020.

Menurut Pramono, meskipun konsumsi BBM pada Juni 2020 meningkat 17% untuk gasoline dan 15% untuk gas oil, angka tersebut masih di bawah rata-rata normal saat sebelum terjadinya pandemi Covid-19 yaitu sebesar 1.800 KL per hari untuk gasoline dan 390 KL per hari untuk gas oil, tepatnya di Januari-Februari 2020.

“Pergerakan angka kenaikan konsumsi BBM di Juni ini memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas masyarakat saat pemberlakuan new normal meskipun belum signifikan,” ujar Pramono melalui siaran pers, Kamis (2/7/2020).

Sementara untuk penyaluran elpiji, di DIY angkanya masih sama, yaitu 430-445 metrik ton (MT) per hari. “Untuk elpiji angkanya stabil, artinya penyaluran LPG selama empat bulan terakhir ini bergerak di angka 430-445 MT per hari. Sehingga dapat disimpulkan elpiji penyalurannya masih sama dengan rata-rata normal baik sebelum maupun selama pandemi,” ucap dia.

Pramono menambahkan, stok BBM dan elpiji Pertamina di wilayah MOR IV juga masih mencukupi dengan rata-rata ketahanan 13-17 hari.

Sementara penyaluran produk bahan bakar pesawat udara (avtur) untuk seluruh bandara di wilayah Jawa Tengah dan DIY, sejauh ini masih berada di bawah rata-rata normal sebelum pandemi. Dari data yang dihimpun, untuk wilayah DIY, penyaluran avtur untuk bandara Adisutjipto dan Yogyakarta International Airport (YIA) pada Juni 2020, rerata harian total keduanya sebanyak 45 KL per hari. Jumlah ini masih jauh di bawah rata-rata pada Januari dan Februari 2020 yaitu 250 KL per hari.