Advertisement
Rupiah Diprediksi Bakal Terpuruk di Akhir 2020
Karyawati menunjukan Uang Rupiah dan Dollar AS di salah satu kantor cabang Bank BNI di Jakarta, Kamis (3/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan nilai tukar rupiah pada akhir 2020 akan terpuruk sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian di pasar keuangan domestik akibat pandemi Covid-19.
Faisal menjelaskan, meski sudah terlihat berkurang, namun risiko penurunan ekonomi Indonesia karena pandemi Covid-19 yang masih berlangsung akan tetap ada. "Kami perkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada kisaran Rp14.296 pada akhir 2020, terdepresiasi dari level penutupan tahun lalu Rp13.866," katanya melalui keterangan resmi yang dikutip JIBI/Bisnis, Selasa (8/9/2020).
Advertisement
BACA JUGA : Kondisi Rupiah Makin Terpuruk
Faisal mengatakan, ketidakpastian tersebut juga masih akan memberikan tekanan pada neraca pembayaran (balance of payment/BoP) Indonesia. Hal ini terlihat dari aliran masuk investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) yang diperkirakan masih akan terhambat karena terganggunya rantai pasok dunia (global value chain).
Sementara, impor juga masih cenderung lebih lambat dibandingkan ekspor karena penundaan produksi dan kegiatan investasi di tengah pandemi.
BACA JUGA : Rupiah Terpuruk, Jogja Beruntung Banyak UMKM
Faisal pun memperkirakan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) akan menyusut ke level 1,49 persen dari PDB, yang masih dipengaruhi oleh melemahnya permintaan secara substansial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Isu Pembatasan BBM Mulai Berlaku 1 April, Ini Tanggapan Pertamina
- Pengamat UGM: Batasi BBM Subsidi untuk Redam Dampak Krisis Minyak
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- Stok Melimpah, Pasokan BBM dan LPG di DIY dan Jateng Aman
- Arus Balik Belum Surut, 51.389 Penumpang Padati Stasiun di Jogja
- Ribuan Pelari Kalcer Ramaikan Run The City by Grand Filano di 8 Kota
Advertisement
Advertisement








