Begini Cara Olifant School Maksimalkan Belajar Jarak Jauh

Begini Cara Olifant School Maksimalkan Belajar Jarak JauhSalah satu aktivitas siswa Olifant School dalam program Interactive Online Learning Class (IOLC), belum lama ini. - Istimewa
23 September 2020 20:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Di tengah pandemi Covid-19, Olifant School menerapkan pembelajaran jarak jauh yang mereka beri nama Interactive Online Learning Class (IOLC).

Head of Creative and Program Development Olifant School, Mariana Hastuti mengatakan IOLC ini adalah kegiatan belajar interaktif dengan menggunakan platform online meeting yang dilaksanakan setiap hari, mulai Senin-Jumat, sesuai jam di masing-masing level.

“Dalam kegiatan ini, anak-anak selain mendengarkan pembelajaran dari guru, mereka juga dapat berdiskusi, bereksperimen, kerja kelompok atau kerja individu juga tanya jawab dengan guru,” ucap Mariana, Rabu (23/9/2020).

Berbagai kegiatan interaktif dan menarik disiapkan untuk anak-anak, supaya mereka tetap dapat bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. “Lalu bagaimana dengan anak - anak sendiri yang menjadi subyek utama dalam menjalani pembelajaran online ini? Apa yang mereka rasakan dan bagaimana pendapat mereka tentang pembelajaran jarak jauh ini?,” ucapnya.

Dalam salah satu acara diskusi yang diadakan dengan para perwakilan kelas dari kelas VII, VIII, IX, X, dan XI dalam forum diskusi Olifant Social Enterprise (OSE), kata Mariana, Olifant School mencoba mendengarkan pendapat dari anak-anak sebagai bagian dari pengembangan IOLC sekolah.

Para perwakilan siswa menyampaikan selama pelaksanaan IOLC ini mereka dapat menyesuaikan diri dengan situasi pembelajaran ini didukung fasilitas sekolah serta pendampingan guru. Adanya waktu berinteraksi dengan guru dan juga platform sistem belajar untuk pemberian materi, jadwal, maupun tugas dirasa sangat mendukung proses belajarnya.

“IOLC juga dirasakan menyenangkan dan pembelajarannya mudah dipahami. Melalui IOLC mereka juga dapat belajar banyak aplikasi untuk mengerjakan tugas dengan lebih kreatif melalui aplikasi editing gambar maupun video yang diajarkan oleh guru,” ucap Mariana.

Pada awal pelaksanaan IOLC, tidak dimungkiri anak-anak memiliki tantangan, misalnya dalam mempertahankan fokus ataupun merasa lelah karena perlu duduk lama di depan komputer. Akan tetapi dengan adanya pengaturan kegiatan dan waktu untuk anak-anak dapat beristirahat, anak-anak bisa lebih nyaman dalam mengikuti kegiatan online learning.

Lewat IOLC, imbuh Mariana, diharapkan anak-anak juga merasakan nyaman saat belajar di rumah, karena lebih fleksibel dalam mengatur area belajarnya sehingga tetap dapat mengikuti kegiatan sekolah, maupun mengerjakan tugas-tugasnya dari rumah.

“Bagaimanapuin kami sebagai orang tua dan pendidik di sekolah bertanggungjawab penuh mendampingi calon pemimpin bangsa ini melewati situasi pandemik,” katanya.